Berita Palembang
Haris Diculik dan Dianiaya, Kapolda Sumsel : Ini Dilakukan Oknum Polisi Nggak Mungkin Preman
Ini Ulah Oknum Polisi Bukan Preman, Korban Dipaksa Mengaku Pemerkosa Bidan YL Haris Sempat Mengaku Penculik dari Polda
Ini Ulah Oknum Polisi Bukan Preman, Korban Dipaksa Mengaku Pemerkosa Bidan YL
Haris Sempat Mengaku Penculik dari Polda
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyesalkan tindakan dilakukan terduga oknum polisi.
Ia akan mengintensifkan penyelidikan guna mencari tahu siapa pelaku penangkapan terhadap Haris Mail yang dipaksa mengaku sebagai pemerkosa bidan YL.
Haris sempat dianiaya lalu dibuang di kawasan Kecamatan Rambutan, Banyuasin dengan mata dilakban.
"Masalah itu saya juga ikut prihatin, ada orang ditemukan Direktorat Reserse Kriminal Umum. Saya sudah menangani kasus ini, korban diketahui ditemukan dengan mata dilakban," ungkapnya di Rumah Sakit Bhayangkara.

• Kawanan Perampok Matikan Listrik dan Dobrak Pintu, Nyoman Ditembak dengan Kondisi Peluru Tembus Dada
• Sempat Unggah Foto Syahrini Menggunakan Gaun Mewah dan Dihapus, Ini Penjelasan Sang Desainer
• Bale Ogah Selebrasi dengan Pemain Madrid, Dirangkul Pun Tak Mau
Lanjut Kapolda, korban dipaksa mengakui jika dirinya menjadi pemerkosa bidan YL. Bahkan, korban sempat beberapa kali membantah jika dirinya terlibat kasus ini.
"Kata beliau (korban) dirinya disuruh dan dipaksa mengakui dia memperkosa. Yang bersangkutan tidak tahu dasarnya, dirinya diambil oleh sekelompok orang, dipaksa mengakui dia memperkosa. Bagi saya berpendapat ini dilakukan oknum polisi, nggak mungkin preman. Preman nangkap orang bilang he kamu memperkosa dia, tapi mungkin sama preman tadi suruhan.
"Tetapi dia (Haris Mail) tidak bisa menjelaskan orang-orang tersebut dari satuan mana," kata Kapolda.
• Deretan Artis Ini Tampil Seadanya Bahkan ada yang Tanpa Polesan Make Up, Namun Terbukti Tetap Cantik
• Pangdam II Sriwijaya : Pemilu dan Pilpres 2019, TNI AD Tetap Komitmen Selalu Menjaga Netralitas
• Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial Lantik 208 Bintara TNI AD di Rindam II/Swj Putang-Lahat
Korban, meski tidak mengetahui dari satuan mana yang menculik dirinya tapi sempat mengatakan jika yang menculiknya dari Polda.
"Sempat dia mengatakan dari Polda. Tetap akan saya sidik. Pak polisi tidak boleh membuktikan dengan cara-cara begitu.
"Kenapa itu tidak boleh karena, setiap kasus harus mengunakan Labfor. Karena itu bukti tidak terbantahkan," jelasnya.
Sebelumnya, Haris Mail (25) ditemukan tergeletak di Kecamatan Rambutan, Banyuasin. Dirinya lalu dibawa ke RS Bhayangkara Palembang dan tengah menjalani pengobatan. Hingga hari ini kondisinya belum juga membaik.
• Anggota TNI AU dan AVSEC Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu 2,650 Kg di Bandara SMB II Palembang
• Anggota Jatanras Polda Sumsel Dikeroyok Preman dan Ditusuk di Tangga Buntung, Berikut Kronologisnya
• Kabel yang Dicuri Sangat Vital, Jembatan Musi IV Palembang pun Rentan Bahaya, Tenyata Ini Fungsinya
Saya Habis Beli Rokok, Haris Mail Disiksa Satu Jam
Haris Mail alias Ujang (25) tampak lemas tak berdaya di tempat tidur rumah sakit.