Berita Martapura

Herman Deru Harapkan Perusahaan di Sumsel Realisasikan Program CSR

Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peletakan Batu Pertama Pilot Project Program Indonesia Terang Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI)

Herman Deru Harapkan Perusahaan di Sumsel Realisasikan Program CSR
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peletakan Batu Pertama Pilot Project Program Indonesia Terang Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Dusun Batin Sari, Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur, Sabtu (23/2/2019). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA-- Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peletakan Batu Pertama Pilot Project Program Indonesia Terang Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Dusun Batin Sari, Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur, Sabtu (23/2/2019).

Dengan didampingi Duta Literasi Hj Percha Leanpuri, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dan Ketua Umum LPCI Teten Indra dalam sambutannya Gubernur Herman Deru berharap program Indonesia Terang ini dapat berkesinambungan tidak hanya di Kabupaten OKU Timur akan tetapi juga di Kabupaten/Kota se Sumsel.

"Selaku Gubernur Sumsel, Saya mengucapkan terima kasih kepada LPCI atas program Indonesia terang ini, diharapkan akan ada program kelanjutannya," harap Gubernur.

Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peletakan Batu Pertama Pilot Project Program Indonesia Terang Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Dusun Batin Sari, Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur, Sabtu (23/2/2019).
Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peletakan Batu Pertama Pilot Project Program Indonesia Terang Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Dusun Batin Sari, Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur, Sabtu (23/2/2019). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Disamping itu, Dia juga mengaku bangga memimpin Provinsi Sumsel dengan memiliki potensi alam yang luar biasa diantaranya potensi Batubara, Minyak , Gas yang di olah oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Namun itu semua masih perlu adanya kontrol terkait dengan CSR baik perusahan Swasta dan perusahan Asing. Mengingat selama ini sulit memantaunya karena tidak di audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi sulit untuk melihat marjin dan profit mereka," tambah Herman Deru.

Meski demikian dirinya masih menaruh harapan besar kepada LPCI ini untuk dapat segera melakukan investigasi lanjutan. Demikian juga dengan perusahaan yang belum menjalankan kewajiban perusahan yang belum mengeluarkan CSR.

Sementara itu, dalam sambutan singkatnya Bupati Kabupaten OKU Timur HM Kholid Mawardi mengucapkan terima kasih kepada LPCI yang telah melakukan program Indonesia Terang di Kabupaten OKU Timur.

"Ini luar biasa. Terimakasih atas dipilihnya OKU timur sebagai lokasi dicanangkannya Indonesia Terang ini," tegas Kholid.

Sebelumnya, Ketua Umum LPCI Teten Indra mengatakan Indonesia terang dalam rangka percepatan program pembangunan nawacita Presiden RI Joko Widodo.

Dikatakannya, di dalam regulasi di negara ini pada 8 tahun lalu sudah mengadopsi konvensi menjadi Undang-undang yang berbicara CSR, disamping itu CSR mengayomi ada 5 undang undang diantaranya, Undang-undang perseroan terbatas, undang-undang penanaman modal asing, UU migas, UU fakir miskin dan UU lingkungan hidup. "Itulah payung legalitas CSR dan begitu kuat payung serta megalitas CSR ini.

Halaman
12
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved