Kabar Terbaru TKW Asal Palembang yang Diculik di Malaysia, Pembeli Minta Tebusan 7000 Ringgit

TKW asal Palembang yang diculik dan di sekap di Malaysia kini sudah dijual oleh perempuan yang dikenalnya kepada warga

Kabar Terbaru TKW Asal Palembang yang Diculik di Malaysia, Pembeli Minta Tebusan 7000 Ringgit
SRIWIJAYA POST/ANTON
Ilustrasi Penculikan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- TKW asal Palembang yang diculik dan di sekap di Malaysia kini sudah dijual kepada pria warga negara India.

Hal ini diketahui dari pengakuan keluarga korban, Lia di Anyer Banten yang sempat diwawancarai penulis melalui sambungan telepon.

Lia(30) adalah kakak perempuan dari Helen Puspitasari. Lia mengatakan Helen berada di suatu ruangan yang tak ia kenal dan bertemu perempuan yang Helen anggap orang baik itu, ternyata dialah yang akan menjualnya.

Perempuan tersebut berhasil menjual Helen kepada warga negara India sebesar 3500 Ringgit atau sekitar 12 jutaan.

Diketahui darinya bahwa orang India tersebut bernama Basri dan mempunyai harta yang berlimpah.

Setelah itu Helen dibawa kerumah Basri yang terletak di Jalan Idaman 3 kawasan Idaman Hill Bukit Lagong Selangor, Malaysia.

Sesampainya di sana Helen merasa tidak nyaman dan berniat kabur dari rumah.

Belum sempat kabur Helen ternyata ketahuan dengan satpam yang berjaga.

Lalu Helen di sekap di Lantai 3. Di sana ada seorang penjaga yang sempat berkata “jika ingin bebas maka Helen harus mentransfer uang kepadanya sebesar 7000 Ringgit,” ujanya.

menurut Helen penjaga tersebut disuruh Basri(WN India) untuk meminta tebusan uang sebesar 7000 ringgit. Dan Helen sempat memfoto KTP orang tersebut.

Dari hasil foto yang diambil Helen pria tersebut bernama Mohd Iqbal bin Rosli warga negara Malaysia yang tinggal di Jalan Melati 11 kawasan Taman Sri Melati, Batu Caves Selangor, Malaysia.

Helen menambahkan di rumah tersebut juga terdapat bibi yang ternyata pecandu narkoba dan memiliki kepribadian yang buruk.

“Seisi rumah Orang india itu ternyata Saiko baik si Basri ataupun si Dewi(bibik pecandu narkoba),”ujar Helen
 

Editor: Siti Olisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved