Berita Empatlawang

Angin Puting Beliung di Tanjung Beringin Empatlawang, Atap Rumah Melayang & Tenda Hajatan Roboh

Sejumlah atap rumah warga di Tanjungberingin, Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empatlawang

Angin Puting Beliung di Tanjung Beringin Empatlawang, Atap Rumah Melayang & Tenda Hajatan Roboh
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Sejumlah warga memperbaiki bagian atap rumah yang melayang di terpa angin puting beliung, Minggu (10/2/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, A Wijaya

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG - Sejumlah atap rumah warga di Tanjungberingin, Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empatlawang, porak poranda dihantam angin puting beliung, pada Sabtu (9/2/2018) sekitar pukul 5.30

Tidak hanya itu angin puting beliung, juga merobohkan tenda warga yang akan mengadakan hajatan, tiang parabola dan merusak tanaman pisang

Pengamatan Sripoku.com, Minggu (10/2/2019) nampak sejumlah warga sibuk memperbaiki atap rumah mereka yang terlepas.

Penggerebekan Pengedar Narkoba di OI, Pelaku Simpan Sabu di Botol Plastik, Simpan 15 Paket Sabu

Pasangan Pengantin di Lubuklinggau Ini Terpaksa Melakukan Prosesi Akad Nikah di Ruang Tahanan

278 Pebalap Adu Skill di Lintasan MRSF Polres Musirawas

Asnawi warga di Tanjungberingin, mengatakan, banyak atap rumah warga melayang akibat angin puting beliung yang disertai hujan tersebut.

"Angin mutar cepat sekali, kalau atap rumah saya alhamdullilah tidak tersapu, tapi rumah-rumah tetangga bagian atap banyak melayang," kata Asnawai saat dibincangi, Minggu (10/2/2019).

Warga Tanjungberingin lainnya Gadis, salah satu korban atap rumah juga ikut dihantap angin puting beliung, mengaku baru kali ini dirinya melihat secara nyata beberapa atap rumah terbang melayang akibat angin puting beliung tersebut.

Pencopet di Pasar Cinde Palembang Ini Tak Segan Lukai Korbannya, Hasil Copet Diakui Untuk Susu Anak

Link Live Streaming Indosiar Online Arema FC vs Timnas Indonesia U-22, Sedang Berlangsung

Pembunuhan Sadis di Palembang Istri Dibunuh & Suami Melompat ke Sungai Musi Keluarga Korban Histeris

"Seumur-umur saya hidup didunia baru kali ini saya melihat. Memang dulu pernah terjadi menjelang Mahgrib juga," jelasnya.

Sementara itu Seri Mentos, mengaku pada saat angin kencang yang disertai hujan tersebut, dirinya sedang membuat kue ditempat orang hajatan, tiba-tiba datang hujan deras disertai angin kencang.

"Kami sedang membuat kue itu, tiba-tiba hujan disertai angin kencang, tenda hajatan roboh, untung tidak ada yang tertimpa, jadi tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Penulis: Awijaya
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved