Berita Palembang

Warga Kesal Akses Musi IV Masih Ruwet. DPRD Minta Lakukan Pembebasan Pelebaran Jalan Oprit

Warga Kota Palembang mengeluhkan Jembatan Musi IV yang sudah sebulan dibuka masih belum sesuai harapan karena kerap

Warga Kesal Akses Musi IV Masih Ruwet. DPRD Minta Lakukan Pembebasan Pelebaran Jalan Oprit
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
HM Aliandra Gantada SH MH 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Warga Kota Palembang mengeluhkan Jembatan Musi IV yang sudah sebulan dibuka masih belum sesuai harapan karena kerap terkesan ruwet lantaran sempitnya jalan pendekat jembatan (oprit) yang berada di kawasan Seberang Ulu.

"Kito kan pengennyo biso cepet dak lagi mesti melewati Ampera yang selalu macet panjang. Tapi kalo jingok Jembatan Musi IV ini selalu ruwet macet jugo jadi percuma bae," ungkap Bambang, warga Plaju, Jumat (8/2/2019).

Hal senada juga dikeluhkan Ana yang sehari-hari harus menyeberang dari rumahnya kawasan Sukarami.

TPU Kebun Bunga Tergenang, Sampah Penuhi Pemakaman hingga Hanyutkan Nisan Kayu

Pemilik Ladang Ganja di Lahat Berhasil Diamankan, Pemilik Mengaku Baru Ditanam Selama 3 Bulan

Bayi Umur 2 Tahun di Palembang Ini Ditemukan Meninggal Tergantung di Jendela, Begini Kronologinya

"Masalahnyo itu di jalan akses nak ke jembatan itu terlalu sempit. Itu yang sering dikeluhke warga di medsos. Cuma yolah galak dak galak inilah yang ado pilihan," kata Ana.

Menanggapi belum lancarnya arus lalu lintas di jembatan Musi IV, DPRD Sumsel meminta agar dilakukan pelebaran jalan pendekat jembatan (oprit) yang berada di kawasan Seberang Ulu.

Ketua DPRD Sumsel, HM Aliandra Gantada SH MH mengatakan, dengan adanya jembatan Musi IV ini baik karena dapat mengurangi beban jembatan Ampera. Tapi dikarenakan masih belum sesuainya lebar jembatan dengan oprit, maka menimbulkan kemacetan baru terutama di kawasan Seberang Ulu.

3 Hal Yang Harus Diwaspadai Orangtua Jika Anak Tak Lancar Berbicara, Penyebabnya Ibu Yang Cerewet

3 Hal Yang Harus Diwaspadai Orangtua Jika Anak Tak Lancar Berbicara, Penyebabnya Ibu Yang Cerewet

Ranjau Paku Disimpan di Kotak Rokok, Modus Pencurian Gembos Ban di Banyuasin

"Kita minta pembebasan lahan untuk akses jalan jembatan Musi IV segera dilakukan sehingga bisa dilakukan pelebaran supaya tidak menimbulkan kemacetan yang baru di kawasan tersebut. Kalau lahan sudah bebas maka pelebaran jalan akses pun bisa dipercepat," ungkap Gantada.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menilai percuma jembatan Musi IV tampak indah akan tetapi jalan akses untuk melewatinya sempit hingga menimbulkan penyebab kemacetan baru, karena tidak seimbang antara lebar jembatan dengan jalan akses.

"Jalan pendekat jembatan atau oprit jalan itu supaya jembatan berfungsi, yang parahnya itu ke arah jalan Nagaswidak tidak seimbang arus dari seberang Ilir masuk jembatan terus ke Nagaswidak. Hal seperti ini harus diinformasikan dari PU ke pusat, karena itu harus sinkronisasi dan kita back up," ujarnya.

Video Merasa Dipermainkan, Ratusan Nasabah Perumahan Geruduk PT MIM

Cetak Generasi Qurani, Herman Deru Desak Pengurus Masjid di Sumsel Segera Bentuk Rumah Tahfizd  

Video Polres Lahat Grebek Satu Hektar Ladang Ganja Siap Panen di Kecamatan Jarai

Wakil Ketua DPD PDIP Sumsel Bidang Kehormatan ini menjelaskan, harus segera dilakukan pembebasan lahan jika pekerjaan fisik infrastruktur sudah selesai, sehingga jembatan tersebut bisa berfungsi dengan baik.

"Sementara untuk pembebasan lahan jalan akses jembatan Musi VI itu juga harus dilaksanakan, anggarannya tentu dilakukan secara bertahap. Tahun 2019 ini sudah dianggarkan sekitar 50-100 milyar," kata caleg DPR RI Dapil Sumsel 2 ini.

Jembatan Musi VI ini diharapkan Gantada, bisa selesai sesegera mungkin sehingga bisa dilalui kendaraan dan dapat mengurangi kemacetan.

"Jembatan Musi VI dibangun dengan menggunakan anggaran APBD Sumsel yang menghubungkan seberang Ulu dan Seberang Ilir," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

====

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV! Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved