Kalapas Sekayu: Sangatlah tidak Benar atau Hoaks Petugas Keamanan Berbuat Mesum dengan Tahanan

Beredarnya informasi di media sosial (Medsos) mengenai ada petugas keamanan yang melakukan perbuatan mesum di rumah dinas.

Kalapas Sekayu: Sangatlah tidak Benar atau Hoaks Petugas Keamanan Berbuat Mesum dengan Tahanan
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Kepala Lapas Kelas IIB Sekayu, Ronaldo Devinci Talesa 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Beredarnya informasi di media sosial (Medsos) mengenai ada petugas keamanan yang melakukan perbuatan mesum di rumah dinas, terhadap salah satu narapidana yang ada di Lapas Kelas IIB Sekayu dibantah dengan tegas oleh Kalapas Klas IIB Sekayu, Ronaldo Devinci Talesa.

Menurut pria yang akrab disapa Ronaldo ini sangatlah tidak benar atau hoaks berita mengenai petugas keamanan yang melakukan perbuatan mesum terhadap salah satu tahanan.

Dirinya menegaskan bahwa dalam mengeluarkan napi dari lapas sangatlah sulit dan rumit, apalagi menyangkut napi wanita yang dihebohkan. 

“Sangat tidak benar berita itu, karena tidak ada satu pun, napi yang bisa keluar lapas,” kaya Ronaldo, Kamis (7/2/19). 

Apalagi sampai melakukan perbuatan mesum di rumah dinas yang letaknya dibelakang lapas, karena penjagaan kita selama 24 jam nonstop.

Backpacker Dinilai Sasaran Tepat Promosikan Wisata Palembang Melalui Sosmed

Direktur Narkoba Polda Sumsel Apresiasi Hukuman Mati bagi Letto cs, Bandar Narkotika antar Provinsi

OKI All Star Siap Hadang dan Imbangi Laju Tim All Star Indonesia di Lapangan Hatta Kayuagung

"Sangat tidak mungkin napi tersebut dibawa keluar penjagaan kita ketat dan terpantau CCTV,"ujarnya 

Dijelaskannya, seorang napi bisa keluar dari lapas dikarenakan sakit keras dan adanya persetujuan dari dokter yang ditunjuk.

Kemudian dipindahkan ke lapas lain serta menjadi saksi perkara yang ada dan proses pengeluaran napi harus ke bagian register dan diketahui petugas pintu sebanyak dua orang.

"Baru napi bisa keluar setelah melewati beberapa proses panjang, kita pastikan yang heboh dimedsos, adalah berita hoaks,"tegasnya. 

Penjagaan sangat berlapis di dalam Lapas Klas II B Sekayu. Terlebih ada empat sampai lima pintu penjagaan, haruslah dilewati dalam lapas yang ada.

“Prosedur penjagaan sudah terapkan dengan baik, kita juga memasang baner yang berisikan larangan mengeluarkan napi tanpa prosedur dan surat-surat yang sah,”jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved