Berita Palembang
Pakai Kaos Bertulisan 'Polisi' Juru Parkir di Palembang Ini Memalak Para Sopir. Alasan Jatah Anggota
Pakai Kaos Bertulisan 'Polisi', Juru Parkir di Palembang Ini Memalak Para Sopir. Alasan Jatah Anggota
Penulis: Rangga Erfizal | Editor: Sudarwan
Pakai Kaos Bertulisan 'Polisi', Juru Parkir di Palembang Ini Memalak Para Sopir. Alasan Jatah Anggota
Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Petualangan Apriyadi (35) yang mengaku sebagai polisi gadungan berakhir setelah kepergok polisi betulan menodong korbannya.
Apriyadi mengaku sudah 7 kali melakukan penodongan.
Saat melakukan aksinya Apriyadi selalu mengenakan baju kaos bertuliskan polisi.
•
•
Tika CS Akui Pembunuhan Pertama Sempat Gagal. Begini Kronologi Pembunuhan Ibu & Anak di Pagaralam
•
Soal Tudingan Pengaturan Skor, Manajer Persebaya Segera Ambil Langkah Hukum
Apriyadi tidak takut untuk meminta duit kepada setiap korbannya dengan alasan jatah anggota.
Berkedok memeriksa surat-surat kendaraan tak jarang Apriyadi mengeluarkan senjata kepada korbannya.
"Aku belajar dewek (sendiri) dengan menyetop mobil-mobil yang lewat. Alasannyo nanya surat-surat dan uang rokok," jelas Apriyadi di Mapolsek IT 1 Palembang.
Nasib apes dialami Apriyadi saat terakhir memalak.
Sang korban mengejar dan menabrakan mobilnya ke motornya hingga dia terjatuh.
Polisi yang berada tidak jauh dari lokasi langsung mengamankan Apriyadi.
"Modal baju kaos polisi inilah aku mulai malaki mobil yang melintas. Rata-rata mobil pickup yang mau ke pasar, biasanya mereka kasih duit," ujar Apriyadi.
"Kemarin korban terakhir yang saya pintain uang sempat kasih duit untuk rokok. Cuma kulihat duit dalam tas banyak jadi kurampas saja tasnya," ujar warga Jalan Kasnariansyah Palembang ini.
•
Per 1 Januari 2019 Kota Palembang Bebas Bus Kota. Warga Diimbau Naik Bus Transmusi atau LRT
•
Tarif Vanessa Angel Kalah Telak, Deddy Corbuzier Ngaku Pernah Ditawar Rp 2 Miliar oleh Tante-tante
•
Dijuluki Janda Kaya, Ternyata Ini Sumber Kekayaan Muzdalifah, Tak Banyak yang Tahu!
Kejar-kejaran pun tak terhindar. Tersangka yang memacu motornya ke arah Jalan Kolonel Atmo diikuti oleh korban.
Tidak jauh dari pos operasi lilin korban menabrakkan kendaraannya ke motor tersangka sehingga tersangka terjatuh dan mengalami luka-luka.