Berita Palembang
Fasilitas Belajar di Sekolah Harus Mengakomodir Anak Berkebutuhan Khusus
Hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak-anak di Sumsel terus diperhatikan.
Penulis: Yuliani | Editor: Ahmad Sadam Husen
Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak-anak di Sumsel terus diperhatikan.
Termasuk bagi mereka yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Kini, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan pun mulai memperhatikannya serta mengusahakan yang terbaik khususnya kepada ABK.
Selain bertujuan menciptakan ABK cerdas, harapan lain yakni mengadakan sekolah inklusif yang mampu menerima setiap siswa tanpa terkecuali.
Terkait rencana tersebut, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Bonny Syafriyan, mengharapkan setiap sekolah dapat menjadi sekolah inklusif yang berarti sekolah tersebut bisa menerima siapa pun, termasuk ABK yang mau bersekolah di sekolah umum.
"Walau dalam hal ini masih dipertimbangkan juga hal yang teknis, tetapi disini sangat kita harapkan bangunan-bangunan SMA di Sumsel ini akomodatif untuk anak berkebutuhan khusus,” ujar Bonny saat dikonfirmasi Sripoku.com via telepon, Rabu (19/12/2018).
Bonny menambahkan, saat ini pihaknya akan terus mendorong siswa-siswa yang berkebutuhan khusus agar dapat terus melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi.
"Kita telah melaksanakan program piloting, dimana guru-guru SD, SMP dan SMA telah diberikan pembekalan bagaimana menangani siswa berkebutuhan khusus."
"Keterbatasan mereka harus diminimalisir dan harus dimengerti oleh gurunya, sehingga pendidikan yang mereka dapat bisa mencapai apa yang diinginkan," jelasnya.
Bonny menjelaskan, untuk saat ini sebagian guru yang berada di 60 Sekolah di Provinsi Sumsel telah diberikan pelatihan tentang pembelajaran terhadap siswa berkebutuhan khusus.
Hal ini dilakukan agar kinerja mengajar dapat diterapkan dengan benar, dan bisa memberikan ilmu yang mudah dicerna oleh anak ABK.
"Jadi jangan sampai siswa yang berkebutuhan khusus itu nantinya menjadi minder."
"Karena itu jauh lebih penting, tugas pendidik adalah membagikan penerapan ilmu dan menghasilkan siswa baik."
"Sehingga anak-anak lain juga dapat menghargai anak ABK, dan tak ada perbedaan satu sama lain," terangnya.
• Warga 14 Ilir Palembang Ini Racik Ekstasi Palsu Berbahan Cat untuk Melukis dan Pil Obat Pusing
• Herman Deru Bantu 1000 Sak Semen untuk Ponpes Tahfizhul Qur’an Putri Al Lathifiyyah Palembang
• Foto Pohon Tumbang di Jalan AKBP Cek Agus Palembang Ganggu Pengguna Jalan
• Jadwal Sholat Atau Waktu Sholat Hari Ini, Rabu 19 Desember 2018 Untuk Wilayah Kota Palembang
• Prakiraan Cuaca BMKG di Kota Palembang Hari Ini, Rabu 19/12/2018 Bakal Hujan Hingga Malam
===