Berita Muaraenim

Tidak Terima Dilerai Ketika Cekcok, Pria yang Diduga Alami Gangguan Jiwa Kejar RS Pakai Parang

Diduga menderita sakit jiwa M Gilang Buana (21) warga Bara lestari II, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim

Tidak Terima Dilerai Ketika Cekcok, Pria yang Diduga Alami Gangguan Jiwa Kejar RS Pakai Parang
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tersangka M Gilang Buana beserta barang bukti berupa sebilah celurit panjang yang digunakannya untuk mengejar pelaku RS, Minggu (16/12/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Diduga menderita sakit jiwa M Gilang Buana (21) warga Bara lestari II, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, tiba-tiba mengamuk membawa pedang jenis celurit di Depan GOR BTN Midangan Air Paku, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Minggu (16/12/2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kejadian tersebut berawal saat RS (pelapor) sedang berada di rumahnya, tiba-tiba datang korban yakni Krisna Martin (20) warga Simpang Waras, BTN Mandala, Kelurahan Tanjungenim bersama rekannya bernama Angga yang memberitahukan kepada pelapor bahwa korban dianiaya oleh pelaku M Gilang Buana, tanpa sebab yang jelas.

Luqman laundry Terima Jasa Cuci Gratis Tiap Hari Jumat Khusus Perlengkapan Ibadah

Baliho Partainya Dirusak, AHY Pimpin Tim Investigasi Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat di Riau

Bukan Cuma Lina! 5 Artis Ini Dikabarkan Tega Selingkuhi Suaminya, No 4 Sampai Dicerai Dalam Penjara

Mendengar laporan dari korban, pelapor langsung menghubungi rekannya Eka Putra dan bersama sama mendatangi lokasi dengan tujuan untuk mengclearkan permasalahan.

Ketika bertemu dan bertanya dengan pelaku perihal pemukulan yang dilakukannya terhadap korban ternyata pelaku tidak mengakuinya.

Ketika sedang ngobrol, tiba-tiba pelaku ingin memukul Eka Saputra dengan menggunakan botol minuman keras, namun langsung dilerai pelapor (RS).

Palembang Segera Dihiasi Pohon Asal Brazil Mirip Pohon Sakura

Tanpa SPH Warga Lahat Kesulitan Membuat Sertifikat

5 Fakta & Foto-foto Kehidupan Bebi Silvana, Istri Ketiga Opick, Bandingkan Dulu dengan Sekarang!

Selanjutnya pelaku meninggalkan lokasi kejadian dan selang beberapa lama kembali datang ke lokasi kejadian sambil membawa senjata tajam jenis pedang celurit panjang sekitar 60 cm, sambil mengejar RS.

Akibat kejadian tersebut korban merasa trauma dan kejadian dilaporkan ke Polsek Lawang Kidul untuk ditindak lanjuti.

Setelah menerima laporan ada warga yang mengamuk membawa pedang, petugas Polsek Lawang Kidul langsung menuju ketempat kejadian.

Namun ketika tiba dilokasi, ternyata pelaku telah diamankan warga dengan kondisi babak belur dengan muka lebam dan memar namun tangan kanannya masih memegang senjata tajam jenis pedang celurit.

5 Fakta & Foto-foto Kehidupan Bebi Silvana, Istri Ketiga Opick, Bandingkan Dulu dengan Sekarang!

Hadapi Liga 2 2019, Manajemen Sriwijaya FC Beri Isyarat Pertahankan Pemain Lokal Berprestasi

Hadapi Liga 2 2019, Manajemen Sriwijaya FC Beri Isyarat Pertahankan Pemain Lokal Berprestasi

Melihat hal tersebut, pelaku langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Humas Iptu Ade, pihaknya telah mengamankan tersangka bersama barang bukti satu bilah senjata tajam jenis pedang celurit dengan panjang lebih kurang 60 cm bergagang kayu warna coklat.

Namun, dari informasi keluarga tersangka, bahwa sebelumnya tersangka pernah sakit jiwa. Namun untuk saat ini tersangka diamanakn dulu dan bisa dikenakan pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tetang Sajam dan atau pasal 335 ayat 1 ke 1 KUH Pidana.

"Tersangka yang penting sudah diamankan, namun jika nanti terbukti memang sakit jiwa tentu akan kita lepaskan, sebab informasi dari keluarganya seperti itu," ujar Kapolsek Lawang Kidul AKP Imanuhadi.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved