Berita Musi Banyuasin

Jalin Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran, Dinkes Muba Operasi Gratis 45 Penderita Bibir Sumbing

Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik benar-benar ditepati.

Jalin Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran, Dinkes Muba Operasi Gratis 45 Penderita Bibir Sumbing
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS pada saat membuka bhakti sosial celah bibir dan langit-langit. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik benar-benar ditepati.

Kali ini Dinas Kesehatan Muba, bekerjasama dengan Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia melaksanakan Bhakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-langit di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, pada tanggal 15 hingga 17 Desember 2018.

Operasi bibir sumbing yang dilakukan Dinkes Muba dilaksanakan di RSUD Sekayu dengan melibatkan tim yang menangani 30 orang. 

Peserta yang mengikuti operasi Celah Bibir dan Langit-langit di Kabupaten Muba berjumlah 45 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS, mengucapkan rasa terima kasih kepada setiap tim yang sudah berpartisipasi sehingga terselenggaranya kegiatan tersebut dalammembantu Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan bermutu secara langsung kepada masyarakat.

“Pada operasi bibir sumbing ini diikuti oleh 45 orang, dimana kegiatan ini dilakukan selama 4 hari di RSUD Sekayu. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Muba,"kata Azmi.

Ketagihan Mencuri AC, Komplotan Pemuda Ini Berhasil Diamankan Petugas

Mulai 1 Januari Pemprov Sumsel Cabut Program Berobat Gratis, Masyarakat Wajib Daftar BPJS Kesehatan

Lanjutnya, Kabupaten Muba kendala mengatasi pasien Celah Bibir dan Langit-langit dikarenakaan masih langkanya SDM spesialis terkait hal tersebut.

“RSUD Sekayu sudah siap untuk menerima tenaganya, jadi kita ingin pelayanan yang baik terus dilakukan dalam hal kesehatan,”ungkapnya.

Sementara, Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba MARS menuturkan salah satu tips untuk menghindari agar anak tidak terlahir seperti yang ada dalam kasus bhakti sosial ini, para orang tua dihimbau untuk mengkonsumsi sayuran hijau yang mengandung asam folat, dan hindari kebiasaan merokok, serta penyalahgunaan narkoba.

“Pola hidup sehat menjadi kunci utama agar permasalahan seperti ini tidak terjadi. Selain itu tidak hanya sampai disini saja kedepan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin bahkan diperluas dengan bekerja sama dengan Perusahaan-perusahaan sehingga pasien yang dilayani lebih banyak lagi,"harapnya.

Terpisah, Mugiono yang merupakan orang tua pasien yang bernama Titik Wahyuni (12), Mugiono warga Kecamatan Plakat Tinggi mengucapkan terima kasih dan sangat tertolong atas kegiatan bhakti sosial operasi gratis.

“Terima kasih pak Bupati, Dinkes, RSUD Sekayu operasi gratis ini kami merasa sangat tertolong, karena kami sendiri dari keluarga tidak mampu. Semoga setelah operasi ini keadaan fisik buah hati saya membaik,”ungkapnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved