Berita Palembang

Kendala Pembangunan Plaza Aldiron Cinde, Struktur Tanah Diluar Dugaan Pengelola

Pihak pengelola menyebutkan bahwa masalah terletak pada kondisi struktur tanah yang diluar dugaan mereka.Dimana tiang pancang untuk pondasi

Kendala Pembangunan Plaza Aldiron Cinde, Struktur Tanah Diluar Dugaan Pengelola
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya memimpin Rapat lanjutan pembahasan kemajuan pekerjaan pembangunan Aldiron Plaza Cinde (APC), di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Rabu (5/12). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Faktor yang menjadi penyebab lambannya pembangunan Plaza Aldiron Cinde akhirnya terjawab.

Pihak pengelola menyebutkan bahwa masalah terletak pada kondisi struktur tanah yang diluar dugaan mereka.

Dimana tiang pancang untuk pondasi yang seharusnya kedalaman 36 meter, hanya mentok di kedalaman 24 meter.

Padahal, jika berkaca dengan proyek pembangunan disekitarnya seperti LRT, pondasinya memiliki kedalaman 30 - 36 meter.

"Sampai dua pekan kedepan kami akan kaji ulang, kenapa kepala tiang di bawah itu bisa pecah padahal baru 24 Meter kedalamannya, apa memang sudah menyentuh tanah batuan keras atau kualitas betonnya yang kurang," ujar Attar Tarigan, Dirut PT Magna Beatum yang menjadi pengelola Aldiron Cinde, Rabu (5/12/2018) ditemui usai rapat dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Pemprov Sumsel Optimistis Lanjutkan Pembangunan Aldiron Plaza Cinde

Wagub Pimpin Rapat Bahas Progres Pekerjaan Pembangunan Aldiron Plaza Cinde Palembang

Pembangunan Aldiron Plaza Cinde Palembang Baru 10 Persen, Pemprov Sumsel Bakal Somasi Pengembang

Attar mengaku, pihaknya tak ingin main-main jika sudah berurusan dengan pondasi mengingat Plaza Aldiron Cinde ini sendiri nantinya akan dibangun setinggi 15 Lantai. Selain itu, terdapat sisa pondasi dari bangunan lama yang tidak bisa dibongkar dengan alat berat sehingga mengharuskan cara manual.

"Harusnya kalau pakai alat berat seluruhnya 1-2 bulan selesai, tapi karena ada sebagian yang dikerjakan dengan manual jadi makan waktu sampai empat bulan, kedalamannya pun 3 - 4 meter di bawah permukaan, itu yang menyita waktu, sehingga memang terkesan slowdown pembangunannya," ujar Attar.

Menurutnya, pembangunan Cinde Aldiron baru akan terlihat wujudnya 3 - 4 bulan ke depan, karena fokus pengerjaan bagian pondasi dan bassement alias bagian bawah tanah dahulu. "kami sendiri menargetkan pada kuartal IV 2019 pedagang sekitar pasar bisa masuk," jelasnya

75 Persen Unit Di Aldiron Plaza Terjual

Resmikan Tiang Pancang Aldiron Plaza Cinde Palembang, Alex Noerdin Mengaku Gembira Sekaligus Sedih

Pasang Tiang Pancang Aldiron Plaza Cinde Gubernur Ingatkan Pengembang Prioritaskan Pedagang

Selain itu, Sembari melakukan kajian struktur tanah, Pihaknya juga akan melakukan tender untuk memilih main contractor pembangunan Plaza Aldiron Cinde yang sesuai dengan dana yang disiapkan.

"Saat ini kita punya dana Rp 300 Miliar, tapi ternyata nilai penawaran yang dikasih beberapa kandidat 20 persen lebih tinggi dari budget yang kami siapkan, makanya sekarang pilih kontraktor,"'jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD, Burkian mengatakan pembangunan Aldiron Cinde tidak memiliki masalah lagi, termasuk persoalan cagar budaya yang sempat simpang siur.

Alex Noerdin: Gara-gara Ulah Oknum Heritage, Pembangunan Aldiron Plaza Cinde tak Sesuai Target

Tiang Aldiron Plaza Cinde Palembang Dipancangkan, Pedagang Lama Khawatir tak Dapat Lapak

Pemancangan Tiang Pondasi Aldiron Plaza Cinde Dimulai Begini Penampakkannya

"Semua rekomendasi dari cagar budaya kemarin sudah diakomodir, desain bangunan juga telah disesuaikan, jadi kendala ini hanya masalah teknis saja," ujar Burkian singkat.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved