KESEHATAN

Mengapa Nyamuk Lebih Senang Menggigit Bayi dan Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?

Hal itu diungkapkannya dalam acara peluncuran Bebe Roosie Bugs Repellent dari Jamu Jago di Panggung Utama Indonesia Maternity

Mengapa Nyamuk Lebih Senang Menggigit Bayi dan Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
Shutterstock
Virus yang dibawa nyamuk bisa menyebabkan berbagai penyakit. 

SRIPOKU.COM - Dokter spesialis anak Dr Ferdy Limawal SpA mengungkapkan jenis-jenis nyamuk yang berbahaya bagi manusia.

Nyamuk pertama adalah : nyamuk demam berdarah yang berbintik hitam putih dan menggigit saat siang hari.

Nyamuk kedua  adalah : nyamuk malaria yang biasanya hidup di Indonesia Timur.

Nyamuk ketiga adalah :  nyamuk Culex atau nyamuk rumah tangga yang biasa menggigit pada malam hari karena bisa membawa penyakir seperti demam kuning, chikungunya, kaki gajah, dan Japanese Encephalitis yang bisa menyebabkan radang otak.

Ia pun menjelaskan, anak-anak dan bayi lebih rentan dengan gigitan nyamuk.

Itu karena nyamuk lebih memilih menggigit anak-anak atau bayi ketimbang orang dewasa.

Hal itu diungkapkannya dalam acara peluncuran Bebe Roosie Bugs Repellent dari Jamu Jago di Panggung Utama Indonesia Maternity, Baby and Kids Expo (IMBEX) di JCC Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu (2/12/2018).

"Kalau ada anak bayi sama ayahnya, pasti nyamuk akan lebih banyak menggigit bayi.

Itu karena kulitnya masih tipis, sistem metabolismenya masih cepat, napasnya cepat," kata Ferdy.

Untuk itu, Ferdy mengatakan, hal yang paling aman digunakan untuk mencegah gigitan nyamuk berbahaya misalnya nyamuk demam berdarah, malaria, dan culex adalah kelambu atau raket nyamuk.

Halaman
12
Editor: Adrian Yunus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved