Berita Palembang

Ganti Sejumlah Direksi, Herman Deru Ingin Bank Sumsel Babel Segera Jadi Bank Besar

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (29/11) siang di Kantor Utama BSB Jakabaring

Ganti Sejumlah Direksi, Herman Deru Ingin Bank Sumsel Babel Segera Jadi Bank Besar
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat akan menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (29/11) siang di Kantor Utama BSB Jakabaring 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (29/11) siang di Kantor Utama BSB Jakabaring, sejumlah direksi bank pelat merah Bank Sumsel Babel (BSB) mengalami perombakan.

Selain mengganti Komisaris Utama Yusri Efendi, rapat tersebut juga menghasilkan kesepakatan mencopot Muhammad Adil sebagai Direktur Utama.

Diwawancarai usai rapat Gubernur Sumsel Herman Deru membenarkan hal tersebut. Menurut HD secara bulat RUPS menetapkan pergantian komisaris dan jabatan direktur utama.

Penumpang Bus Bawa 13,5 Kg Ganja dari Aceh Berusaha Kabur Lewat Pintu Belakang

"Yang diusulkan 3 orang nanti dipilih dua. Gantinya orang bank semua ada yang Mandiri dan ada bank BNI. Dua direktur tidak diganti dan dilanjutkan yaitu pak Samil dan Antonius sampai 2021. Nama yang diusulkan banyak tapi yang jelas ini semua berlatar belakang bank. Pengisian direksi ini berlatar belakang bank," tegas HD.

Terkait pergantian Komisaris Utama BSB, Yusri Efendi dikatakan HD memang karena Yusri sudah dua kali menduduki masa jabatan.

Mulai Hari Ini LRT Beroperasi Sampai Malam, Jam Operasional Mulai 05.00 Sampai 22.00

Sementara itu mengenai pergantian Dirut Utama BSB M. Adil dikatakan HD karena M. Adil belum mampu memperbaiki kinerja setelah diberi tenggat 6 bulan sejak RUPS 2017.

"Pak Adil sudah diberikan kesempatan 6 bulan untuk memperbaiki kinerja. Tapi, ternyata setelah dievaluasi 6 bulan harusnya bulan Juni kemarin tapi Juni tidak didakan karena sibuk Asian Games dan Pilkada. Ternyata hasil evaluasi RUPS beliau tidak menunjukkan penambahan perbaikan," jelas HD.

Menurut HD banyak parameter yang digunakan untuk mengevaluasi jajaran direksi. Selain jumlah pengaluran kredit, jumlah nasabah juga sangat mempengaruhi.

Truk Ekspedisi Terperosok di KM 35 Jalintim Indralaya Kayuagung Sebabkan Kemacetan

"Jadi setelah kita lihat memang ada penurunan jumlah nasabah dan penurunan angka penyaluran kredit," imbuh HD ditanya soal kinerja BSB.

Harapannya kata HD setelah lulus uji fit and proper tes orang-orang yang telah dipilih itu nantinya dapat bergerak cepat memperbaiki kinerja BSB.

Halaman
12
Editor: Siti Olisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved