Berita Palembang

Curi Perhatian Tim Penilaian Camat 2018, Kecamatan Kertapati Unggulkan Program Wisata Sungai

Penilaian kinerja camat Tahun 2018 akan dilakukan di 18 kecamatan yang ada di Kota Palembang, penilaian di Kecamatan Kertapati

Curi Perhatian Tim Penilaian Camat 2018, Kecamatan Kertapati Unggulkan Program Wisata Sungai
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Tim penilaian Kecamatan saat paparan di Kecamatan Kertapati Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penilaian kinerja camat Tahun 2018 akan dilakukan di 18 kecamatan yang ada di Kota Palembang, penilaian di Kecamatan Kertapati Palembang dilakukan pada Kamis (8/11/2018).

Untuk menarik perhatian juri, Kecamatan Kertapati Palembang mempunyai program unggulannya memajukan wisata Sungai Musi.

Camat Kertapati Palembang, Dwi Yudiansyah mengatakan, Tahun 2018 ini pihaknya fokus pada pengembangan sektor pariwisata, khususnya wisata Sungai Musi tepatnya di Keramasan.

Baca: Demi Pemilu 2019, Disdukcapil OKU Jemput Bola Perekaman e-KTP

Salah satu wisata Sungai Musi yang dikembangkan adalah lomba perahu bidar.

Tradisi yang dikembangkan oleh Pemkot Palembang melalui Dinas Pariwisata Kota Palembang ini juga diadopsi oleh Kecamatan Kertapati.

"Tahun ini kita kembali menghidupkan lomba perahu bidar, bedanya pesertanya perlombaan di Sungai Keramasan ini berjumlah 10-20 orang lantaran beda ukuran perahu dengan lomba Bidar dari Dinas Pariwisata yang jumlahnya bekisar 25-50 orang," jelas Dwi, Kamis.

Baca: Borong Enam Emas di Kejurnas Pencak Silat, IPSI Muba Hadiahi Bupati Juara Umum

Untuk merelasasikan hak tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Palembang demi mengembangkan pariwisata tersebut.

"Keinginan kita ke depan akan menjadikan wisata sungai sehingga menjadi wisata ternama di Kota Palembang khusunya di Sumsel," ujarnya.

Kecamatan Kertapati Palembang, menaungi 6 kelurahan, diantaranya, Kelurahan Ogan Baru, Keramasan, Karya Jaya, Kemas Rindo, Kertapati dan Kema Agung.

Baca: 5 Kisah Peserta Tes CPNS 2018, Lulus Berkat Salat Ashar, Bawa Jimat hingga Melahirkan Usai Ujian SKD

Meski demikian, diwikalahnya saat ini tengah kesulitan dalam air bersih, lantaran saluran PDAM kerap kali tidak menyala.

"Semua ini akan terus kita evaluasi dan akan dinahi sesuai arahan dari ri tim penilaian kecamatan," ujarnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved