Berita PALI

Cik Oneng Nyaris Hangus Terbakar Bersama Rumahnya, Kebakaran di Desa Pandan Tanah Abang PALI

Saat api berkobar membakar rumahnya, Cik Oneng (78) tengah tertidur lelap dan sedang sakit, untung tetangga berhasil mengeluarkannya.

Cik Oneng Nyaris Hangus Terbakar Bersama Rumahnya, Kebakaran di Desa Pandan Tanah Abang PALI
TRIBUN SUMSEL.COM/ARIWIBOWO
‚ÄéRumah Cik Oneng (78) Warga Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dilalap Si Jago Merah, Minggu (16/9). 

SRIPOKU.COM, PALI - Si jago merah mengamuk dan menghanguskan kediaman serta isi rumah Cik Oneng (78) Warga Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Minggu (16/9/2018).

Rumah panggung yang terbuat dari papan tersebut dalam sekejap rata dengan tanah dan menyisakan puing-puing sekitar rumah yang dihuni kakek Cik Oneng bersama adiknya Cik Inang (70) dan cucunya bernama Sakar (27).

Api diketahui tetangga Cik Oneng sekitar pukul. 01.15 Minggu (16/9).

Api berasal dari dalam kamarnya yang langsung membesar dan membakar isi rumah Cik Oneng.

Baca: Pembalap Sumatera Barat Sapu Bersih Semua Katagori Kejurnas Motoprix Region I Sumatera di Sekayu

Beruntung, nyawa Cik Oneng berhasil diselamatkan tetangganya, sebab saat api berkobar, Cik Oneng tengah tertidur lelap dengan kondisi badannya tengah sakit.

Sementara adiknya yang tinggal serumah mengalami gangguan jiwa, dan cucunya tengah menggiling padi yang lokasinya jauh dari kediaman Cik Oneng.

"Kami lihat ada api dari dalam rumah kakek itu, kami langsung masuk kedalam rumah, sebab kami ketahui bahwa pemilik rumah tengah sakit, dan cucunya yang biasa merawatnya sedang menggiling padi," ujar Ruwin, tetangga Cik Oneng, Minggu(16/9/2018)

Kemudian, Ruwin dan tetangga lainnya mengevakuasi Cik Oneng dan sebagian warga lainnya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Baca: Kebakaran di Lorong Masjid IB I Palembang Malam Ini

"Terlambat sedikit saja, mungkin kakek itu ikut terbakar bersama rumahnya. Karena dari dalam kamarnya api langsung membesar. Kemudian kami hubungi Dinas Damkar PALI untuk memadamkan api," jelas Ruwin.

Sementara itu kepala Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK) Chairullah melalui Nodi Puryadi petugas Damkar yang turun memadamkan api mengatakan bahwa akibat kendala lokasinya yang jauh dari kantor DPBK, rumah Cik Ading rata dengan tanah.

"Jarak tempuh dari kantor kami ke lokasi memakan waktu satu jam lebih, saat datang api masih membakar tetapi kondisi rumah sudah rusak parah. DPBK turunkan satu armada Damkar dan satu unit mobil tangki air, yang langsung memadamkan api," jelas Nodi.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved