Berita Palembang

Seleksi CPNS Tetap Pakai CAT, Jumlah Formasi Sumsel Belum Fix, Ada Pemkab Ajukan Revisi Formasi

Sehingga, Hal inilah yang kemungkinan kata Muzakir akan membuat proses pelaksanaan tes CPNS bisa jadi mundur dari jadwal sebelumnya.

Seleksi CPNS Tetap Pakai CAT, Jumlah Formasi Sumsel Belum Fix, Ada Pemkab Ajukan Revisi Formasi
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Kasi Fasilitasi Pengembangan Kepagawaian BKN Sumsel, Walter Marianus. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kementerian Pembendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) secara resmi telah mengumumkan bakal melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 mulai 19 September mendatang.

Seleksi penerimaan aparatur negara tahun ini diyakini bakal berlangsung lebih objektif.

Menggunakan seleksi berbasis digital, rekrutmen CPNS akan memiliki keamanan yang sangat berlapis.

Baca: Parkir di Trotoar Dekat Stasiun LRT Palembang, 10 Sepeda Motor Diangkut Petugas Dishub

Dengan sistem tersebut kemungkinan adanya soal test bocor dan oknum bermain dalam penerimaan PNS diklaim dapat diminimalisir.

"Seleksinya menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT), rekrutmen ini sangat objektif berbaris digital. Tingkat keamanan juga berlapis. Tahun ini seleksi lebih ketat," ujar Kasi Fasilitasi Pengembangan Kepagawaian BKN Sumsel, Walter Marianus, Selasa (11/9/2018).

Ia menjelaskan, peserta seleksi penerimaan CPNS 2018 akan mengikuti tes kompetensi dasar dan bidang yang semuanya menggunakan sistem komputerisasi.

Baca: Sempat Buron, Pembobol Toko Pakaian di OKU Berhasil Dibekuk

Dimana setelah peserta menyelesaikan tahapan tes langsung dapat mengetahui hasilnya.

Adapun kuota penerimaan CPNS nanti bakal difokuskan dalam bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan tenaga teknis yang mendukung progran nawacita (keunggulan daerah).

"Dengan seleksi berbasis digital kita harapkan hasilnya lebih baik, dapat melahirkan aparatur negara benar-benar memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing," harapnya.

Baca: Haji Umar, Prajurit Kopassus yang Tak Sengaja Meng-KO Master Karate Jepang Sekali Pukul

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Selatan, Muzakir mengatakan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan kuota sebanyak 4.283 lowongan CPNS tahun 2018.

Hanya saja jumlah tersebut belum final, mengingat masih ada kabupaten kota di Sumsel yang belum menerima penetapan kuota CPNS dari Kemenpan-RB hingga masih adanya pengajuan revisi untuk formasi dan kuota CPNS oleh Kabupaten Muara Enim.

Baca: Haji Umar, Prajurit Kopassus yang Tak Sengaja Meng-KO Master Karate Jepang Sekali Pukul

"Jumlahnya belum final yah, karena masih ada pengajuan revisi di Muara Enim seperti untuk penempatan unit, kemudian Kabupaten Banyuasin belum dapat formasi dari pusat serta beberapa permasalahan lainnya,"ujarnya.

Sehingga, Hal inilah yang kemungkinan kata Muzakir akan membuat proses pelaksanaan tes CPNS bisa jadi mundur dari jadwal sebelumnya.

Baca: Hadapi Persipura, Kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam Turun Jadi Starter. Ini Susunan Pemain

"Kalau proses pendaftaraan masih 19 September, tapi untuk tesnya sendiri ada kemungkinan mundur. Sebab, untuk pelaksaan tes ini jadwalnya serentak se-Indonesia dan semua persoalan seperti pengajuan revisi dan lain-lain harus sudah selesai sebelum tes digelar," jelasnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved