Berita Palembang

Progres Pembangunan Pabrik NPK Fusion II Sudah Mencapai 21 Persen

PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang tengah berkonsentrasi membangun pabrik NPK Fusion II.

Progres Pembangunan Pabrik NPK Fusion II Sudah Mencapai 21 Persen
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Sekretaris Perusahaan PT Pusri, Ir RA Rahim usai kegiatan donor darah, Selasa (4/9/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang tengah berkonsentrasi membangun pabrik NPK Fusion II.

Sejauh ini progres pembangunan jauh lebih cepat dari target yang dicanangkan.

"Iya progresnya lebih maju dari target kita, namun tetap on schedule. Saat ini sudah 21 persen progres pembangunannya mulai dari pemasangan tiang pancang dan pondasi bangunan," ujar Sekretaris Perusahaan PT Pusri, Ir RA Rahim usai kegiatan donor darah, Selasa (4/9/2018).

Baca: Lusa Bus Kota yang Punya Izin Trayek Boleh Operasional. Berikut Syarat Pengajuan Izin Trayek Baru

Didampingi Balia Akhmad, Manajer K3LH PT Pusri, Rahim mengungkapkan alasan progres pengerjaan lebih cepat lantaran pihaknya berkaca pada proses pembangunan NPK I yang telah beroperasi saat ini.

"Kita belajar dari sebelumnya, yang mana pengerjaannya perlu dipercepat atau yang didahulukan. Dengan pengalaman itu kita berharap pabrik NPK Fusion II ini bisa selesai di 2019 nanti," ujarnya kepada Sripoku.com.

Sebagai informasi proyek pembangunan pabrik NPK Fusion berkapasitas produksi 2x100.000 ton di PT Pusri per tahun itu, akan menggunakan teknologi Steam Granulation.

Baca: Laga Lanjutan Liga I 2018, Sriwijaya FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Glora Sriwijaya Jakabaring

Proyek ini dibangun melalui sinergi BUMN, di mana PT Wijaya Karya (Persero) terpilih sebagai kontraktor dari proyek senilai Rp521 miliar itu.

Dengan adanya Pabrik NPK Fusion II PT Pusri tersebut, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan NPK domestik, yang diperkirakan sekitar 9,2 juta ton.

Sedangkan kapasitas produksi Pupuk Indonesia baru sekitar 3,3 juta ton dan swasta lainnya baru sekitar 3 juta ton.

Sementara itu, terkait kegiatan donor darah yang dilaksanakan, Rahim menjelaskan kali ini pihaknya menargetkan 350 kantong darah.

Baca: Yansuri Mengaku Belum Dapat Surat Undangan Pelantikan Gubernur Sumsel Terpilih

Nantinya semua hasil donor akan diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan kantong darah di bawah kelola PMI Kota Palembang.

Kegiatan serupa juga dilakukan pada momentum tertentu, seperti peringatan bulan K3, 17 Agustus maupun HUT Pusri.

Baca: Evaluasi Asian Games. Alex : Bahkan Walikota Pun Tidak Boleh Masuk Jika Tidak Ada ID Card

"Di kegiatan ini kami juga sertakan komunitas pendonor yang ada di Pusri mengingat kebutuhan pasokan kantong darah cukup banyak."

"Bahkan untuk memudahkan akomodir kantong darah, dibentuk grup khusus. Jenis golongan darah yang cukup susah didapat seperti AB, tersedia di komunitas donor Pusri," ungkapnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved