Berita Lahat

Komitmen Jaga Lingkungan, DLH dan RSUD Lahat Kerjasama Kelola Limbah Medis

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lahat memfasilitasi pembinaan dan pengawasan, terkait pengelolaan limbah B3

Komitmen Jaga Lingkungan,  DLH dan RSUD Lahat Kerjasama Kelola Limbah Medis
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Rapat koordinasi antara DLH Lahat dan RSUD Lahat, terkait pengolahan limbah medis. 

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 101 tahun 2014, tentang pengelolahan limbah bahan berbahaya dan beracun.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lahat memfasilitasi pembinaan dan pengawasan, terkait pengelolaan limbah B3 berupa limbah medis infeksius, dan patogen di RSUD Lahat.

Baca: Atlet-Official Gratis Gunakan LRT hingga 9 September Mendatang

Kepala DLH Lahat, Misri, melalui Kabid LB3 Lahat, Budi Utama mengatakan, dari hasil pertemuan pihaknya bersama Direktur RSUD Lahat, RSUD Lahat saat ini telah menghentikan pembakaran limbah medis dengan insinerator (tempat pengolahan limbah medis) lantaran belum mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Baca: Peneliti Temukan Ternyata Burung dapat Melihat Medan Magnetik Bumi

"Untuk pengolahan limbah B3, RSUD Lahat telah bekerjasama dengan pihak transportir dan pengolah limbah B3 yang telah memiliki izin," terang Budi, Selasa (4/9).

Ikut menambahkan, Kasi LB3 DLH Lahat, Eddy Suroso mengungkapkan karena tidak ada izin penggunakan insinerator, limbah B3 RSUD Lahat yang ada saat ini disimpan di tempat penyimpanan limbah B3, yang telah mengantongi izin dari Dinas PM&PTSP Lahat.

Baca: Film The Nun Segera Tayang, Via Vallen Tak Sabar Lagi Ingin Menontonnya

Untuk pengangkutan pengolahannya diperkirakan sebanyak kurang lebih 550 kg limbah medis.

"Hingga September 2018 nanti, kami akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara aktif, terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Lahat," ujarnya.

Baca: Loker di Palembang, 30 Perusahaan Besar Butuh Tenaga Kerja, Kunjungi Job Festival 2018!

Direktur RSUD Lahat, dr Hj Laela Cholik MKes mengatakan, RSUD Lahat berkomitmen akan selalu taat terhadap pengelolaan lingkungan hidup.

Setelah mendapatkan surat dari Sekda beberapa waktu lalu, pihaknya sudah tidak menggunakan insinerator untuk membakar limbah medis.

Baca: Ratusan Militan Red Generation Siap Perjuangkan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

"Kami berterima kasih DLH Lahat mau memberikan bimbingan dan arahan. Kita berkomitmen akan terus taat dengan aturan, terkait limbah medis ini,"terangnya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved