Asian Games 2018

Ratusan Warga Gigit Jari Tak Bisa Menyaksikan Penutupan Asian Games 2018 di JSC

Sayangnya, masyarakat sekitar harus gigit jari lantaran tidak dizinkan oleh petugas untuk masuk ke JSC (Jakabaring Sport City).

Ratusan Warga Gigit Jari Tak Bisa Menyaksikan Penutupan Asian Games 2018 di JSC
SRIPOKU.COM/RIZKA PRATIWI UTAMI
Sayangnya, masyarakat sekitar harus gigit jari lantaran tidak dizinkan oleh petugas untuk masuk ke JSC. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Rizka Pratiwi Utami

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ratusan warga masyarakat Palembang berbondong-bondong datang ke Jakabaring Sport Center (JSC) untuk menyaksikan acara penutupan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan dengan megah nanti malam, Minggu (2/9/2018).

Sayangnya, masyarakat sekitar harus gigit jari lantaran tidak dizinkan oleh petugas untuk masuk ke JSC (Jakabaring Sport City).

Hal ini senada dengan pernyataan Nirmala Dewi, staf Khusus Ketua Umum Inasgoc yang mengatakan, tamu undangan terdiri dari masyarakat umum sebanyak 1.500 orang, ditambah atlet, ofisial, volunteer, dan satgas-satgas.

Mereka akan dianggap sebagai bintang yang terlibat di Asian Games 2018 ini.

Hal itu pula yang mendasari ide penambahan atribut yang menyala di kegelapan (glowing) bagi seluruh tamu undangan yang hadir.

"Tamu akan diberi atribut-atribut yang glowing di malam hari seperti kaca mata, gelang, kalung, bando dan lainnya," kata Nirmala.

Nur, salah satu pengunjung JSC, merasakan hal senada.

Kepada Sripoku.com, Nur mengaku sengaja meluangkan waktunya untuk penonton acara penutupan Asian Games 2018, namun ia beserta keluarga harus merasakan kekecewaan.

"Tadi sudah siap-siap dari rumah sekitar jam 2an, eh pas sampe di sini ternyata tak bisa masuk dan dijaga ketat oleh pihak keamanan," ujar Nur saat diwawancarai Sripoku.com.

Halaman
12
Penulis: Rizka Pratiwi Utami
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved