Berita OKI

Napi Kasus Teroris Jaringan Santoso di Poso Ini Ucapkan Ikrar Setia NKRI di Lapas Kayuagung

"Dahulu tidak percaya pemerintah, tidak cinta NKRI tetapi sekarang kami ingin membangun negara ini bersama-sama," ucap Napi Ini.

Napi Kasus Teroris Jaringan Santoso di Poso Ini Ucapkan Ikrar Setia NKRI di Lapas Kayuagung
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Salah seorang napi Lapas Kelas III Kayuagung OKI membacakan ikrar setia kepada NKRI setelah mendapat remisi, Jumat (17/8/2018) 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Pengucapan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilakukan dua orang mantan kombatan dan narapidana (napi) terorisme,  Herly Isfranko alias Hamzah alias Frans dan Edi Santoso alias Sukri alias Mas Lampung di hadapan Bupati OKI, H. Iskandar SE bersama undangan lainnya pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Lapas Kelas III, Kayuagung, OKI, Jumat (17/8).

Dengan suara bergetar lantang, Edi Santoso bekas anggota jaringan Santoso di Poso Sulawesi Selatan membacakan ikrar yang berbunyi :

Kami cinta Indonesia

Kami cinta perdamaian

Hidup Indonesia !!

"Dahulu tidak percaya pemerintah, tidak cinta NKRI akan tetapi sekarang kami ingin membangun negara ini bersama-sama," ucap pria yang malang melintang di Poso seusai membacakan ikrar.

Kepala Lapas Kelas IIIA Kayuagung, Hamdi Hasibuan ST, SH, MHum, mengatakan, Sejak menerima napiter pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif agar keduanya dapat terbuka menerima segala kegiatan pembinaan yang digelar di lapas seperti pembinaan kerohanian membaca Al-Qur'an dan sholat serta kegiatan lainnya.

“Sepertinya sudah ada perubahan sikap napiter yang awalnya tidak mau mengikuti sholat jumat berjamaah di masjid sekarang sudah mau. Alhamdulillah selama ini tidak pernah terjadi bentrok antara napi dengan petugas maupun napi dengan napi lainnya,"jelasnya.

Dia berharap, agar ada perubahan besar saat napiter keluar dari lapas sehingga dapat diterima keluarga dan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help