Pemilihan Gubernur Sumsel

Yansuri: Jangan Coba-Coba Buat Kerok Hasil Pilgub Sumsel Terpilih

Bermunculan kabar oknum dari tim sukses tertentu yang ingin mengawal hasil pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2018

Yansuri: Jangan Coba-Coba Buat Kerok Hasil Pilgub Sumsel Terpilih
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Plt Ketua DPRD Sumsel, M Yansuri SIP 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Plt Ketua DPRD Sumsel M Yansuri SIP menyatakan lega telah mengesahkan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2018 dan paling lambat 5 hari akan menyampaikan ke Kemendagri.

Sebelum melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa XXIV DPRD Provinsi Sumsel, bermunculan kabar oknum dari tim sukses tertentu yang ingin mengawal hasil pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2018 ke Mendagri.

Baca: DPRD Sumsel Sahkan Penetapan Herman Deru-Mawardi Yahya sebagai Gubernur dan Wagub Terpilih

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, INI LINK LIVE STREAMING 3 Pertandingan Sepakbola Asian Games 2018

Hal tersebut diungkapkan Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri SIP kepada Sripoku.com usai rapat paripurna istimewa XXIV DPRD Provinsi dengan agenda pengumuman hasil Penetapan KPU perihal Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018, Kamis (16/8/2018).

Yansuri mengatakan, untuk rapat paripurna ini terbuka untuk umum.

Jadi masyarakat yang ingin hadir silahkan. Tapi jangan coba-coba untuk membuat kerok.

"Kita melaksanakan ini sesuai aturan. Alhamdulilah aman, katek masalah," ujarnya.

Baca: Maia Estianty Akui Al Ghazali Dikawal BNN Hingga Ancam Wartawan Karena Berita Overdosis

Yansuri mengungkapkan, memang ada surat sanggahan dari oknum tertentu terkait pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih.

"Bahkan ada oknum yang mendatangi Sekwan yang mengaku ingin mengawal pengiriman SK Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ini ke Mendagri. Tapi kami tidak perlu dikawal. Masa bodoh mau tim sukses, kami tidak usah dikawal," tegas pentolan Pemuda Pancasila ini.

Disinggung pengamanan pada rapat paripurna istimewa pengumuman hasil penetapan KPU Gubernur dan Wakil Gubernur yang diamankan Tim penjinak bom (jibom), Yansuri mengungkapkan, secara pribadi pihaknya tidak meminta pengamanan tersebut.

"Mungkin rapat ini bagian dari pengamanan terkait pilkada," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di ruang rapat paripurna ini diamankan anggota Polda dari tim Penjinak Bom. Seluruh sudut ruangan rapat diperiksa oleh tim jibom.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved