Berita Ogan Ilir

Separuh Anggota DPRD Ogan Ilir tidak Hadir di Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Presiden

Separuh anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir tidak menghadiri paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo.

Separuh Anggota DPRD Ogan Ilir tidak Hadir di Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Presiden
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Suasana paripurna istimewa ke-III DPRD Ogan Ilir dalam rangka mendengarkan pidato Presiden RI di gedung paripurna Tanjung Senai Indralaya nampak sepi tamu yang hadir. 

Lapoaran wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Paripurna istimewa ke-III tahun sidang 2018, dalam agenda mendengarkan pidato Presiden RI Joko Widodo pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-73, hanya dihadiri separuh anggota DPRD Kabupaten OI.

Paripurna istimewa ke-III ini berlangsung di gedung paripurna DPRD Kabupaten OI di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya, Kamis (16/8).

Pantauan, selain itu para Camat, Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) juga tidak hadir yang mana sebelumnya juga diundang pada paripurna tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten OI H Ahmad Syafei mengatakan sangat penting untuk hadir mendengarkan langsung pidato Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT kemerdekaan RI ke-73.

"Mereka sudah diundang. Kenapa tidak hadir? Saya tidak tahu,“ katanya.

Menurut Sekwan OI, Mursina bahwa undangan kepada anggota dewan dan tamu undangan lainnya semuanya sudah disebar jauh-jauh hari pada acara paripurna ke III mendengarkan pidato Presiden RI dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke-73 di gedung paripurna DPRD OI.

“Undangan semuanya sudah kita sebar, baik kepada anggota DPRD, Camat, OKP dan Ormas, terkait mereka tidak hadir, saya tidak tahu. Terpenting kita sudah melaksanakan tugas untuk menyebarkan undangan pada paripurna ke III mendengarkan pidato Presiden RI di gedung paripurna ini,” jelasnya.

Salah satu peserta yang hadir dalam mengikuti pidato mengatakan tahun ini sangat sepi yang hadir, baik anggota dewan, pengurus OKP bahkan SKPD.

“Bayangkan anggota dewannya saja separuh mangkir tidak hadir rapat penting kenegaraan ini, ” jelas Jamal.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help