Berita Palembang

Klaim Tidak Ada Masalah Lalu Dipukul Hingga Memar, Wanita di Palembang Ini Lapor Polisi

Rusdiana (49), warga Lorong Kamasan Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I, Palembang ini menjadi korban pengeroyokan.

Klaim Tidak Ada Masalah Lalu Dipukul Hingga Memar, Wanita di Palembang Ini Lapor Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Rusdiana (49), korban pengeroyokan ditemani keluarga saat melapor ke Polresta Palembang, selasa (14/8). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Rusdiana (49), warga Lorong Kamasan Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I, Palembang menjadi korban pengeroyokan.

Karena kejadian ini, dia pun melapor ke Polresta Palembang, Selasa (14/8), siang.

Kepada petugas piket pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rusdiana menuturkan kejadian yang dialaminya.

Kejadian terjadi pada Senin (13/8), sekitar pukul 22.00 di Jalan Wahid Hasyim Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring.

Baca: Antisipasi Over Kapasitas, 23 Narapidana Asal Martapura Dipindahkan ke Lapas Palembang

Aksi pengeroyokan berawal saat korban ditelepon oleh keluarga terlapor (AN, MS, dan Ya), untuk datang ke rumahnya.

Kemudian korban pun mendatangi TKP (tempat kejadian perkara). Tak tahu masalahnya, korban dan terlapor terlibat pertengkaran dan akhirnya terjadi pemukulan yang dilakukan terlapor.

Baca: Murkanya Elly Sugigi Terhadap Model Cantik ini , saat Terciduk Jalan Bareng Irfan Sampai Dilabrak

Pemukulan yang dilakukan terlapor menggunakan handphone dan tangan kosong.

"Saya disuruh keluarga datang ke rumahnya. Namun tidak tahu masalah, saya malah dipukuli oleh terlapor," ungkap korban saat melapor.

Akibat kejadian ini korban pun mengalami luka memar dibagian kepalanya.

Baca: 9 Makanan Ini Masuk Kategori Berbahaya di Dunia, No 7 Dapat Membunuh Karena Mengandung Sianida

"Saya merasa tidak ada masalah pak dengan terlapor. Dengan adanya laporan saya, saya berharap laporan ini segera ditindaklanjuti," harapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban.

"Laporan korban sudah kita terima dan korban pun sudah kita minta untuk melakukan visum, guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help