Berita Pagaralam

Kebakaran Lahan di Pagaralam Ancam Bandara Atung Bungsu

Musim kemarau yang melanda Kota Pagaralam mulai berdampak buruk. Pasalnya sudah ada beberapa lahan dan hutan di Pagaralam yang terbakar.

Kebakaran Lahan di Pagaralam Ancam Bandara Atung Bungsu
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
KEBAKARAN LAHAN: Tampak lahan milik warga yang ada di sekitar Bandara Atung Bungsu terbakar. Hal ini diduga akibat musim kemarau yang sudah melanda Kota Pagaralam. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM-- Musim kemarau yang melanda Kota Pagaralam mulai berdampak buruk. Pasalnya sudah ada beberapa lahan dan hutan di Pagaralam yang terbakar.

Beberapa waktu lalu kawasan hutan di Liku Endikat yang mengalami kebakaran dan membuat beberapa pohon besar yang ada di tepi jalan tumbang.

Bahkan saat ini kebakaran lahan dan hutan mulai terjadi di kawasan paling vital yaitu di sekitar areal Bandara Atung Bungsu. Bahkan lahan gambut yang ada di sekitar pagar Bandara Atung Bungsu Sabtu (4/8/2018) kemarin terbakar sepanjang 300 meter.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Minggu (5/8/2018) menyebutkan, kebakaran yang terjadi di Bandara Atung bungsu terjadi Sabtu (4/8/2018) sekitar pukul 10.00 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

Meskipun pihak BPBD dan Pemadam Kebakaran sudah menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 81 petugas pemadam namun butuh waktu lama untuk memadamkan api.

"Kebakaran di sekitaran Bandara Atung Bungsu terjadi di lahan milik warga. Api membakar lahan warga seluas 2 hektar lebih. Bahkan api juga merembet ke lahan yang berada tepat di pagar Bandara Atung Bungsu," ujar Landri Tarmadi salah satu petugas di BPBD Kota Pagaralam.

Baca:

Heboh Surat Hoax SBY Tunjuk AHY Jadi Cawapres Prabowo, Tapi Coba Bandingkan Tulisan Asli SBY Ini

Bank Mandiri Tawarkan Diskon 73 Persen Tiket Nonton Asian Games 2018, Ini Syarat & Ketentuannya!

Meskipun api besar terus menjalar ke lahan lainnya, namun dengan usaha keras petugas berhasil memadamkan api hingga tidak sampai masuk ke kawasan Bandara.

"Petugas baru bisa memadamkan api setelah 2 unit mobil damkar diterjunkan. Lamanya api bisa dipadamkan karena untuk mengambil suplai air cukup jauh dari lokasi," katanya.

Sementara itu Kepala UPTD Bandara Atung Bungsu, Joko Purnomo membenarkan jika kebakaran lahan dan hutan mulai terjadi di kawasan Bandara. Namun kebakaran belum menganggu aktivitas penerbangan.

"Sampai dengan saat ini penerbangan di Pagaralam belum mengalami ganguan terkait kabut asap. Terkait terbakar lahan perkebunan di sekitar bandara merupakan tanggung jawab kita bersama untuk mengantisipasi, seperti contoh kebakaran lahan kemarin kami melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak BPBD dan Polres serta dandim lahat," ujarnya.

Ditambahkannya, pihak Bandara berharap agar masyarakat dan semua pihak terkait dapat meminimalisir terjadinya pembakaran lahan di sekitar bandara karena ini akan berdampak terhadap kelancaran moda transportasi udara tersebut.

"Kami harap warga yang mempunyai lahan di sekitar bandara untuk tidak melakukan aktivitas yang bisa menjadi penyebab kebakaran lahan, pasalnya jika terjadi kebakaran lahan di kawasan bendara bisa mengganggu aktivitas penerbangan," imbaunya.(*)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help