Hendak Cuci Muka, Tasman Malah Digigit Buaya Sepanjang 5 Meter di Sungai Mentaya, Begini Nasibnya

di Sungai Mentaya karena diperkirakan terdapat ratusan buaya muara ganas yang menghuni Pulau Lepeh dan Pulau Hanaut tersebut.

IST/BanjarmasinPost
Hendak Cuci Muka, Tasman Malah Digigit Buaya Sepanjang 5 Meter di Sungai Mentaya, Begini Nasibnya 

SRIPOKU.COM, SAMPIT --- Monster ganas Sungai Mentaya yang menghuni Pulau Lepeh dan Pulau Hanaut Kecamatan Pulau Hanau, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yakni Buaya Muara yang dikenal agresif,  kembali memangsa warga bantaran Sungai Mentaya.

Kali ini, Tasman (45), seorang Warga Desa Penyaguan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, yang selama ini menggeluti usaha pembuatan tepung sagu.

Dia diserang seekor buaya ganas diperkirakan memiliki panjang hampir lima meter, Sabtu (14/7) subuh menjelang pagi.

Baca: Ramalan Zodiak untuk Minggu 15 Juli 2018, Cancer Bertemu Teman Lama, Taurus Hari yang Sulit

Baca: Ada Hujan Meteor, Berikut 5 Kejutan yang Bakal Kamu Jumpai Saat Gerhana Bulan Total 28 Juli Nanti

Saat itu Tasman lupa jika ada pemberitahuan berupa larangan dari BKSDA Kalteng dan Lurah setempat, agar warga tidak melakukan aktivitas di Sungai Mentaya karena diperkirakan terdapat ratusan buaya muara ganas yang menghuni Pulau Lepeh dan Pulau Hanaut tersebut.

Bukan hanya itu,  pada dua pulau itu, bahkan juga hidup "Datuk Buaya" yang panjangnya diperkirakan hingga 12 meter yang kerap muncul berseliweran di sungai mencari mangsa, buaya tersebut pernah beberapa kali dilihat langsung oleh Kepala Desa Pulau Hanaut, Ardiansyah dan warganya.

Baca: Shireen Sungkar Mulai Akui Wajah Adam Mirip Zaskia Sungkar Gara-gara Lihat Foto Masa Kecilnya

 

Informasi terhimpun menyebut, subuh itu, Tasman sedang turun ke sungai dari rumahnya di bantaran ke sungai di sekitar jamban untuk mencuci muka, dan saat itu sama sekali tidak menyangka, seekor buaya besar secara tiba-tiba menyerangnya.

"Kaki beliau yang  sempat digigitnya, dan hampir saja buaya itu menarik dan membawanya ke dalam sungai, untung saat itu dengan cepat, Tasman menarik kakinya sehingga, bisa lepas dari mulut buaya sehingga akhirnya buayanya pun kabur," ujar Aliya (44) tahun dan anaknya Rifki (28).

Baca: Asik Pamer Foto Mesra dengan Irfan, Fisiknya Malah Dihina Netter, Begini Murkanya Elly Sugigi

Lolos dari mulut buaya ganas Sungai Mentaya, Tasman pun langsung berteriak minta tolong saat di batang jamban (WC), sehingga akhirnya dibantu oleh istri dan anaknya serta warga untuk dievakuasi ke rumahnya yang ada di daratan, bantaran Sungai. 

Awalnya, dikira kaki korban tidak mengalami luka serius, tetapi setelah di larikan ke Puskesmas setempat dan diperiksa, ternyata tulangnya remuk dan diperkirakan harus diamputasi sehingga oleh pihak puskesmas kemudian dilarikan ke RS Murjani Sampit, 50  km dari TKP dan harus menyeberang sungai menuju Pelabuhan Samuda, untuk mendapat pertolongan lebih intrnsif terhadap kaki Tasman tersebut.

http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/07/15/digigit-buaya-sepanjang-5-meter-di-sungai-kaki-tasman-remuk

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved