Tetap Daftar DPD RI, Hj Lucianty Pahri: Kita Masih JR di MA, Apapun Keputusannya, Saya Ikhlas 

Ir Hj Lucianty Pahri SE tetap hadir menyerahkan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI dan diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi

Tetap Daftar DPD RI, Hj Lucianty Pahri: Kita Masih JR di MA, Apapun Keputusannya, Saya Ikhlas 
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ir Hj Lucianty Pahri SE menyerahkan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi di KPU Sumsel, Rabu (11/7/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Meski sempat ada perdebatan aturan mantan narapidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi tidak dapat mendaftar calon DPD RI 2019.

Namun Ir Hj Lucianty Pahri SE tetap hadir menyerahkan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI dan diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi di KPU Sumsel, Rabu (11/7/2018).

"Alhamdulilah kalau berkas sudah lengkap. Tinggal PKPU 14 2018 itu kita masih melakukan judicial review du Mahkamah Agung. Apapun keputusannya nanti, saya ikhlas," ungkap Lucy, owner wahana wisata D'Matto Millenial Art.

Mengenakan baju motif jumputan hijau, dipadu rok putih dan sepatu putih, istri mantan Bupati Musibanyuasin ini nampak santai menghadap panitia penerimaan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI.

"Ya kalau harapan saya jika bisa duduk di DPD RI nanti tentunya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumsel, terutama hak-hak perempuan," kata pengusaha SPBU dan Alfamart. 

Baca: Fakta Dibalik Pesawat Boeing 747 yang Tiba-tiba Parkir di Lokasi Pembuatan Taman Hiburan

Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi menegaskan untuk mantan narapidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi tidak dapat mendaftar calon DPD RI 2019.

"Dasar hukumnya sudah jelas PKPU 14 2018 tentang pencalonan anggota DPD. Namun ketika dia daftar kita tidak tahu backgroundnya. Jadi kita terima dulu berkasnya," ungkap Liza di sela penerimaan pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI, Rabu (11/7/2018).

Ir Hj Lucianty Pahri SE menyerahkan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi di KPU Sumsel, Rabu (11/7/2018).
Ir Hj Lucianty Pahri SE menyerahkan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi di KPU Sumsel, Rabu (11/7/2018). (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Baca: Rela Bayar Mahal Demi Final Piala Dunia 2018, Begini Suasana Kamar Penginapan Via Vallen di Rusia

Dijelaskan Liza dalam pasal 60 ayat 1 huruf j PKPU 14 2018 tentang pencalonan anggota DPD disebutkan bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi syarat calon untuk DPD.

"Kalau mantan Napi dicantumkan surat dari Lapas vonis pengadilan. Di situ kelihatan vonis kasus apa. MS apakah TMS. Harus ada dasarnya, bukti. Setelah dia masukkan. Kalau sudah diketahui dia mantan Napi yang telah diatur PKPU 14 maka dimasukkan hasil penelitian TMS (Tidak Memenuhi Syarat). Tidak bisa diperbaiki lagi," jelas Liza.

Terkait kalau masih saja ada mantan napi tiga kategori ini masih ngotot mendaftar, menurut Liza nanti masih akan melewati verifikasi.

"Kita nanti ada tanggapan masyarakat. Harus dimuat mantan Napi. Harus dilampirkan. Sedangkan untuk mantan Napi kasus diluar 3 kategori itu, kalau dia belum 5 tahun masa pembebasan selesai menjalani hukuman pidana, dia wajib mengumumkan di media. Ini diperbolehkan mantan Napi di luar 3 ketentuan itu," pungkasnya. 

Baca: Berteman dengan Isyana Sarasvati, Intip Sederet Potret Thalita Bachtiar Calon Adik Ipar Tasya Kamila

Hingga pukul 17.00 setidaknya ada 30 dari 34 nama para Balon DPD RI Dapil Sumsel yang dinyatakan memenuhi syarat yang datang.

Ketiga puluh orang itu yakni Ahmad Aminuddin, AH Mansur, Yusuf Mekki, Farid Numairy, M Arif Gunawan, Janto Chandra, Ahmad Dailami, Asmawati, Taufik Rahman, Lesi Hertati, Lius Eka Brahma, Mulyadi Adnan, Abdul Aziz Kamis, Darwin Azhar, Abdul Aziz, Alwi, Hj Lies Shanti Ghasela, Yuswar Hidayatullah, Kuswari Marzuk, Nandriani Octarina, Fidya Yusri, Ir Hj Lucianty Pahri SE, Siska Marleni, Arniza Nilawati, Micha Cassiovia, Masayu Zuraidah, Halyka Maharani, Amaliah, Eva Susanti, Charma Afrianto,

Sedangkan empat nama lagi Misika Dasa Afriadi, Paku Alam, Yudha Mahrom, Fekri Juliansyah masih ditunggu kehadirannya hingga pukul 24.00.

Baca: Jelang Asian Games 2018, Mulai Hari Ini Kendaraan Tak Boleh Parkir Sepanjang Jalan Bandara - JSC

Baca: Kasus Saldo Tabungan Berkurang Ternyata karena Kelalaian Pemilik Kartu ATM

Baca: Dipertanyakan Soal SK, PPK se-Palembang Klarifikasi Wewenang Dalam Pilkada, Begini Katanya

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tresia Silviana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved