Berita Palembang

Kepatuhan Wajib Pajak di Sumsel Minim, Ini Tindakan Yang Dilakukan Kantor DJP Sumsel Babel

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi wajib pajak secara langsung untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak

Kepatuhan Wajib Pajak di Sumsel Minim, Ini Tindakan Yang Dilakukan Kantor DJP Sumsel Babel
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel Babel) mengadakan kegiatan Door to Door (DtD) di berbagai unit usaha di kota Palembang untuk mengedukasi wajib pajak. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dalam upaya meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Sumsel Babel) mengadakan kegiatan Door to Door (DtD) serentak di berbagai unit usaha di kota Palembang.

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi wajib pajak secara langsung untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak akan pentingnya pajak dalam pembangunan.

Kegiatan ini juga dilakukan untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi wajib pajak di lapangan.

Kegiatan ini juga dilakukan untuk mensosialisasikan Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2018 tentang pajak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini melibatkan 13 Kantor Pelayanan Pajak dilingkungan Kanwil DJP Sumsel Babel.

Pelaksana Harian Kanwil DJP Sumsel Babel Ibrahim mengatakan kepatuhan formal wajib pajak dalam penyampaian SPT Tahunan menunjukkan angka 76,16% sementara angka kepatuhan badan dan kepatuhan  wajib Pajak Objek Pajak non karyawan sebesar 59,03%  dari jumlah keseluruhan wajib pajak wajib SPT sebesar Rp 510 ribu. Hal ini menunjukkan kurangnya kepatuhan wp badan maupun wp non karyawan.

"Kepatuhan formal memang sudah baik, namun untuk kepatuhan material perlu ditingkatkan," ujar Ibrahim.

Dia menambahkan sistem self assessment dalam perpajakan memberikan wewenang kepada wajib pajak dalam menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak-pajak yang terutang tanpa campur tangan dari pihak Direktorat Jenderal Pajak dalam hal ini fiskus. Fiskus bertugas melakukan pengawasan terhadap kewajiban perpajakan wajib pajak.

"DJP bertugas untuk melakukan pengawasan kepada wajib pajak. Saat ini kami telah memiliki kemampuan untuk mengawasi kepatuhan wajib pajak baik dari data pihak ketiga maupun dalam upaya penegakan hukum perpajakan," tambahnya.

Sejauh ini Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel mengungkapkan hingga kini pihaknya baru mencapai 33,8% dari target realisasi pajak tahun 2018 sebesar Rp16 Triliun lebih.

Lebih lanjut dia berharap Wajib Pajak dari kalangan UMKM di Kota Palembang dapat meningkatkan kesadaran melaksanakan kewajiban pembayaran dan pelaporan pajak sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

"Di semester II tahun 2018 ini lebih dari 1200 wajib pajak UMKM di wilayah kerja Kanwil DJP Sumsel Babel kesadaran dan kepatuhannya terhadap pelaporan pajak dari wajib pajak semakin meningkat."tutup Ibrahim.

Baca: Live Trans7, Ini Jadwal MotoGP Jerman 2018 - Kerinduan Valentino Rossi Naik Podium Juara

Baca: Kuota Bidik Misi Unsri 600 Orang, Begini Cara Unsri Melakukan Seleksi Bidikmisi

Baca: PWI Muaraenim Terima Piagam Deklarasi Rakornas DIY Ditandatangani Sri Sultan Hamengkubuwono X

Baca: Acer Day 2018 Palembang, Luncurkan Laptop Swift 3 Special Edition, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Baca: Malam Ini Rara LIDA Goyang Panggung Romansa Pilkada Damai Kayuagung OKI

Baca: Cristiano Ronaldo Terima Gaji Rp 9,5 Miliar per Pekan, Berikut yang Bisa Dibelinya di Indonesia?

Baca: Memasuki MPLS, Disdik Palembang Ingatkan Sekolah Terkait Aksi Pelonco, Ini Tujuan Sebenarnya

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help