SFC Update

Jelang Laga Sriwijaya FC vs Persija, Ini Tanggapan Rahmad Darmawan Soal Kabar Eksodus Pemain

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, menampik kabar tentang adanya pemain yang berniat hengkang dari skuat SFC saat ini.

Jelang Laga Sriwijaya FC vs Persija, Ini Tanggapan Rahmad Darmawan Soal Kabar Eksodus Pemain
SRIPOKU.COM/ANTON
Rahmad Darmawan, best coach Liga 1 Indonesia pekan 7. 

Pertandingan Sriwijaya FS vs Persija Jakarta dapat anda saksikan pada link dibawah ini secara live streaming :

>> LINK 1 <<

>> LINK 2 <<

===

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, menampik kabar tentang adanya pemain yang berniat hengkang dari skuat SFC saat ini.

Menurutnya, kabar tersebut hanyalah isu belaka.

“Ga ada pemain yang mengundurkan diri sampai saat ini saya cek satu per satu ga ada. Tapi kalau ada yang menawarkan pemain ke klub lain itu isu. Mungkin isu,” ujar pria yang akrab disapa RD ini, saat konfrensi pers satu hari jelang pertandingan antara Sriwijaya FC kontra Persija Jakarta Senin (9/7/2018).

Memang RD mengakui jika ada pemain yang berkonsultasi dengannya tentang isu tersebut.

Namun ia menegaskan, belum ada satupun penggawa tim berjuluk Laskar Wong Kito ini yang memutuskan hengkang dari tim.

===

Sriwijaya FC sebelumnya memang diterpa isu kurang sedap.

Masalah keterlambatan gaji ditambah santernya kabar evaluasi yang akan dilakukan manajemen PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub terhadap kinerja semua elemen terkait membuat gosip yang berkembang menjadi panas.

Namun menurut pelatih yang pernah membesut Sriwijaya FC era 2007 – 2010 ini, evaluasi memiliki urutan baku di dalam manajemen klub sebesar Sriwijaya FC.

Untuk mengevaluasi pemain, dibutuhkan koordinasi antara Pelatih, Manajemen hingga PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub.

Dan tidak semudah itu pemain bisa keluar begitu saja.

Mereka terikat kontrak dengan manajemen, yang jika mereka melakukan pelanggaran dengan penandatanganan kontrak dengan klub lain maka mereka harus membayar kompensasi.

“Karena ketika kita menandatangani kontrak kerja kita tidak hanya bertanggungjawab kepada manajemen, tapi kita bertanggung jawab kepada yang di atas (Tuhan)."

"Karena itu sangat besar, itu ibadah saat kita melakukan pekerjaan dengan baik. Saya hanya mengingatkan itu,” beber RD.

Rahmad Darmawan.
Rahmad Darmawan. (sripoku.com/anton)

===

“Saya yakin, bahwa sepakbola tetap akan mendapat tempat tersendiri di luar kepentingan politik."

Walaupun ada kepentingan politisasi sepakbola, tapi tetap sepakbola akan berdiri lurus tegak tidak terlalu masuk dalam wilayah itu,” katanya.

Untuk itu, saat ini dirinya tak ingin skuat yang dibesutnya terganggu dengan rumor yang berkembang di luar tim.

Ia lebih baik berfikir positif, dan fokus kepada pertandingan yang akan dihadapinya hari ini.

“Penting artinya kita betul-betul fokus menghadapi itu. Isu-isu apapun ini bagian dari motivasi kita. Ini bagian dari motivasi tim untuk memperbaiki diri,” jelasnya.

===

Baca: Insiden 40 Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa, Nasib Naas Para ABK Hanya Punya Pakaian di Badan

Baca: Uang Untuk Bayar Angkot Tak Cukup, Murid SD Ini Jujur Kepada Supir dan Dapat Perlakuan Begini

Baca: Bisa Bayar di Loket atau Pakai E-Money, Segini Tarif LRT Jarak Dekat hingga Stasiun OPI-Bandara

Baca: Cerita Wanita 50 Tahun jadi Pawang Pencarian Remaja yang Diserang Buaya di Sungai Rengit Banyuasin

Baca: Sriwijaya FC vs Persija Jakarta, Panggung Bentrok Esteban Vizcarra dan Rico Simanjuntak

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved