Berita OKU Timur

Bupati OKU Timur Lantik Pengurus Tim Khusus Anti Narkoba

Dua hingga tiga persen masyarakat OKU Timur yang masih dalam usia produktif terindikasi mengkonsumsi Narkotika

Bupati OKU Timur Lantik Pengurus Tim Khusus Anti Narkoba
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat mengukuhkan tim khusus anti Narkoba, Jumat (5/7/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Dua hingga tiga persen masyarakat OKU Timur yang masih dalam usia produktif terindikasi mengkonsumsi Narkotika dan obat-obat terlarang.

Hal itu diungkapkan Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat mengukuhkan Tim Khusus Anti Narkoba di Kabupaten OKU Timur Jumat (6/7) di ruang bina praja.

Hadir dalam pengukuhan tersebut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, DanYon Armed 105 Tarik Mayor Saifuddin, Dandim 0403, Kajari OKU Timur serta sejumlah Kepala OPD.

Dalam sambutannya Kholid menegaskan sebagai musuh besar negara, Narkoba semakin lama semakin marak dan cenderung menunjukkan peningkatan.

Hal itu tentunya disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat dan pengawasan bersama baik dari pihak orangtua, pemerintah maupun penegak hukum.

Bahkan kata dia, peredaran narkoba saat ini sudah mulai masuk ke pedesaan sehingga sangat mudah didapatkan oleh masyarakat yang awalnya mungkin hanya coba-coba dan akhirnya menjadi ketagihan.

"Bersarkan hasil monitoring BNK OKU Timur tahun 2017 lalu Narkoba sudah masuk ke desa-desa. Bahkan mengancam masyarakat usia produktif. Untuk itu kita harus waspada terhadap diri sendiri keluarga maupun kerabat," katanya.

Kholid juga berharap kepada Tim Khusus Narkhoba yang terdiri dari beberapa stakeholder dengan jumlah dan penanganan khusus bisa beraksi di lapangan secara baik.

"Sehingga penyalahgunaan Narkoba dapat dikurangi dan prestasi generasi muda akan lebih baik di masa yang akan datang," harapnya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help