Pemilihan Walikota Pagaralam

Pemilih di Pagaralam Banyak tak Dapat Undangan 'Nyoblos', Ini Penjelasan KPU

H-3 jelang pencoblosan di Pemilihan Walikota (Pilwako) Pagaralam petugas dan RT sudah mulai membagikan surat undangan

Pemilih di Pagaralam Banyak tak Dapat Undangan 'Nyoblos', Ini Penjelasan KPU
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - H-3 jelang pencoblosan di Pemilihan Walikota (Pilwako) Pagaralam petugas dan RT sudah mulai membagikan surat undangan kepada pemilih untuk bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tangal 27 Juni mendatang untuk menyalurkan hak pilih mereka.

Namun sayangnya, tidak semua masyarakat atau pemilih yang mendapat undangan atau model C6 tersebut.

Masih banyak masyarakat Pagaralam yang tidak mendapatkan undangan. Bahkan dalam satu rumah yang memiliki lima mata pilih hanya tiga yang mendapatkan undangan.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Minggu (24/6/2018) menyebutkan, seperti yang dialami beberapa warga yang ada di RT04 RW02 Kelurahan Pagaralam, ada sekitar 91 warga yang tidak mendapatkan undangan untuk mencoblos.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi membenarkan bahwa masih ada masyarakat yang tidak mendapat undangan.

Baca: Tradisi Usai Lebaran, Harga Ayam Pramuka di Pagaralam Meroket 100 Persen 

"Memang masih ada yang tidak mendapat undangan atau C6. Namun meskipun tak dapat undangan masyarakat tetap bisa nyoblos atau menyalurkan hak suara mereka," ujarnya.

Bagi masyarakat yang tidak mendapat C6 bisa menyalurkan hak suara dengan membawa KTP ke TPS.

Namun pemilih yang tak ada undangan baru bisa menyalurkan hak pilih pada pukul 12.00 WIB.

"Tetap bisa nyoblos atau menyalurkan hak suara dengan sistem Suket atau dengan menunjukan KTP elektronik kepetugas TPS," katanya.

Baca: KPU Pagaralam Mulai Distribusikan Logistik Kelengkapan Pilkada Serentak 2018

Disinggung penyebab masih ada warga yang belum mendapat model C6, Yenli mengatakan kemungkinan yang bersangkutan tidak ada ditempat saat petugas coklit datang kerumah.

"Hal ini disebabkan oleh saat petugas Coklit mendata yang bersangkutan tidak ada dirumah," jelasnya.

Bagi warga yang belum melakukan perekaman dan ingin mencoblosan atau menyalurkan hak suara masih ada waktu untuk melakukan perekaman dua hari lagi.

"Datang saja ke Dukcapil untuk melakukan perekaman," jelasnya. 

Baca: Usai Libur Panjang, ASN Pagaralam Diajak Wako Bersih-Bersih Kawasan Wisata Pagaralam

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved