SFC Update

Ditinggal Kompatriotnya Mudik, Makan Konate Susul Rekan dan Rayakan Lebaran di Bali

Libur Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh beberapa penggawa asing Sriwijaya FC. Mereka memutuskan untuk pulang kampung

Ditinggal Kompatriotnya Mudik, Makan Konate Susul Rekan dan Rayakan Lebaran di Bali
SRIPOKU.COM/RESHA
Gelandang Sriwijaya FC Makan Konate saat diwawancarai di Swarna Dwipa Residence. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Libur Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh beberapa penggawa asing Sriwijaya FC. Mereka memutuskan untuk pulang kampung ke negaranya masing-masing.

Seperti halnya Manuchekhr Dzhalilov yang pulang ke negaranya di Tajikistan dan Mahammadou N’Diaye yang pergi ke Prancis. Namun, rekan kompatriotnya N’Diaye, yakni Makan Konate, memutuskan untuk memboyong istri ke Palembang dan berencana menghabiskan hari raya di Bali.

“Ya kami mau ke Bali saja, berangkat siang ini (Rabu) menyusul Beto (Alberto Goncalves) dan Yuu Hyunkoo. Mereka sudah di sana, kami janjian bertemu di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/6/2018).

Gelandang asal Mali itu mengaku pergi ke Bali lantaran ingin mengajak istrinya, Zaliha Maiga melihat pantai. Apalagi menurutnya, kota disana cukup berkesan untuk turis asing sepertinya.

Baca: Gara-gara Lalai Soal Pertandingan Sriwijaya FC, PSSI Kena Denda dari AFC

“Kami awalnya mau ke Malaysia. Tapi ga jadi karena pengurusan visa ga bisa cepat,” terangnya.

Apalagi jadwal libur yang lumayan singkat membuatnya tak bisa berlibur cukup lama. Para penggawa tim berjuluk Laskar Wong Kito itu diberi libur hingga tanggal 19 Juni mendatang.

Konate mengaku rindu dengan kampung halamannya di Mali. Suasana Idul Fitri di sana memang tak semeriah di Indonesia, namun berkesan karena berada di tengah-tengah keluarga.

Baca: Gelandang Sriwijaya FC Ini Unggulkan Prancis di Piala Dunia 2018

“Berkumpul bersama keluarga, menyantap makanan khas Mali, ayam ditambah sosis dan nasi. Semuanya berkesan. Tapi kami ga bisa pulang, karena perjalanan cukup jauh,” terangnya.

Eks-Pemain T-Team Malaysia itu membeberkan, mereka harus menempuh perjalanan nyaris dua hari. Perjalanan tersebut ditempuh dengan jalur udara, dan mereka harus 2-3 kali transit bandara sebelum sampai ke kampung halamannya.

Baca: Libur Panjang, Manajemen Mulai Lakukan Evaluasi Tim Sriwijaya FC

“Keluarga juga sering telfon, kapan pulang. Tapi saya bilang kalau mungkin setelah liga selesai, baru saya akan pulang,” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help