Berita OKU Timur

Disdukcapil OKU Timur Luncurkan Layanan Si AKAS

Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan Akta Sipil (Si Akas) dinas Kependudukan dan Catatan Sipil OKU Timur.

Disdukcapil OKU Timur Luncurkan Layanan Si AKAS
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Dinas kependudukan dan catatan sipil OKU Timur meluncurkan layanan online baru bernama di AKAS. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menjalin kerjasama (MoU) dengan RSUD Martapura Kabupaten OKU Timur.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan bersamaan pelaksanakan sosialisasi program layanan online Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan Akta Sipil (Si Akas) dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang dilaksanakan di ruang rapat RSUD Martapura, Senin (4/6/2018).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sutikman SPD, MM mengatakan, saat ini pihaknya sedang melengkapi sarana dan prasarana pendukung.

Sehingga jika ada pasien meninggal dunia maka bisa langsung terkoneksi ke Disdukcapil dengan menggunakan sistem layanan online untuk mempercepat layanan kependudukan baik kematian maupun kelahiran.

"Sistem ini disebut dengan Sistem Informasi Akta Kelahiran dan Akta Sipil (SI AKAS). Si AKAS ini gunanya untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Sutikman, saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisasi intensif kepada berbagai komponen sehingga seluruh komponen lebih memahami cara kerja SI AKAS tersebut.

Selain sosialisasi terhadap seluruh OPD juga dilakukan kepada masyarakat. Selama ini masyarakat masih sering terlambat mengirimkan data kependudukan baik kelahiran maupun kematian.

“Saat ini yang masih kurang adalah jaringan internet yang terintregrasi ke seluruh OPD, sehingga mengakibatkan seluruh OPD bisa mengakses SI AKAS,” katanya.

Salah satu alasan diberi nama SI AKAS kata dia, agar bisa diingat dan diakses oleh masyarakat dengan mudah.

Program tersebut kata dia, banyak memotong birokrasi sehingga pelayanan lebih cepat dan maksimal.

Sementara Direktur RSUD Martapura, Dr Dedy Damhudi menambahkan awal Januari 2018 sudah membuat MOU antara RSUD Martapura dan Disdukcapil.

Saat ini pihaknya sedang melengkapi peralatan agar terkoneksi dengan sistem maupun jaringan yang ada di Disdukcapi.

"Pengurusan administrasi kependudukan, baik untuk pasien maupun pegawai RSUD Martapura bisa dilakukan secara online. Khusus zal anak dan kebidanan harus online karena ada anak yang baru lahir sehingga perlu dilakukan pendataan,” ungkapnya. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help