Berita Palembang

Dihadang 9 Pelaku Begal, Dedi tak Berkutik Serahkan Motor Kesayangannya

Niat mau menonton balapan liar di jalan Jendral Sudirman Palembang, terpaksa harus dipendam dahulu Dedi Irawan (23)

Dihadang 9 Pelaku Begal, Dedi tak Berkutik Serahkan Motor Kesayangannya
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Dedi Irawan (23), ketika melapor ke Polresta Palembang lantaran sudah jadi korban begal, Selasa (1/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Niat mau menonton balapan liar di jalan Jendral Sudirman Palembang, terpaksa harus dipendam dahulu Dedi Irawan (23).

Pasalnya warga Gasing RT 01/01 Kelurahan Gasing Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin ini, sudah kehilangan sepeda motor kesayangannya, setelah dibegal oleh 9 pelaku tak dikenal saat dirinya melintas di jalan Jendral Sudirman tepatnya di depan rumah makan Sederhana Palembang.

Tak terima kejadian tersebut, membuat Dedi terpaksa melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Selasa (1/5/2018) sore.

Dihadapan petugas kepolisian yang memeriksanya, Dedi mengatakan peristiwa kejadian yang dialaminya terjadi pada Minggu (29/4/2018), sekitar pukul 02.30. Ketika itu dirinya keluar dari rumah bertujuan untuk menonton balapan liar di Jalan Jendral Sudirman.

Baca:

4 Kali Gagal Raih Kemenangan, Ada Apa dengan Sriwijaya FC, Ini Curhat Sedih Rahmad Darmawan

Usai Nonton Pertandingan Sepakbola, Handphone Fany Dilarikan Teman Suporternya

Namun, tepat di depan rumah makan Sederhana Palembang, dirinya dihadang oleh 9 pelaku begal yang menggunakan 3 unit sepeda motor.

"Salah satu pelaku langsung menodongkan golok, sudah itu pelaku lain merampas sepeda motor saya pak. Saya tidak bisa apa-apa lagi, saya cuma sendirian pak," ungkapnya, berharap para pelaku dapat ditangkap
petugas kepolisian, dan sepeda motornya dapat kembali.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui KA SPKT Iptu Heri, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas)

"Ya, laporannya sudah kita terima. Saat ini sedang dalam penyelidikan unit Reskrim. Atas kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio M3 nopol BG 6024 JAP, yang ditaksir kerugian mencapai Rp 14 juta rupiah," tutupnya. (*)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help