Berita OKI

Astaghfirullah! Dua Desa di OKI Bentrok, Robohkan Rumah hingga Satu Orang Tewas Mengenaskan!

Warga Desa Mukti Sari kerap diaebut duaun Bambu kuning bentrok dengan warga Desa Lubuk Makmur Kecamatan Lempuing Kabupaten

Astaghfirullah! Dua Desa di OKI Bentrok, Robohkan Rumah hingga Satu Orang Tewas Mengenaskan!
istimewa

Laporan wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Warga Desa Mukti Sari kerap disebut daun Bambu kuning bentrok dengan warga Desa Lubuk Makmur Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ulir (OKI). Akibat peristiwa tersebut, salah satu warga Lubuk Makmur tewas akibat tusukan, Selasa (1/5/2018).

Menurut informasi, warga kedua desa tersebut terlibat perselisihan hingga berujung pada penganiayaan dan menyebabkan salah seorang warga Desa Lubuk Makmur meninggal dunia akibat luka tusuk.

Lalu, keluarga korban yang tak terima keluarganya mati, sehingga melakukan penyerangan berbuntut rumah pelaku pembunuhan rata dengan tanah.

Kejadian tersebut, sontak menjadi perhatian dari pihak Kapolres OKI dengan menerjunkan 1 SSK pasukan pasukan polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH dan 1 SST dari Personel kodim 0402/OKI yang dipimpin oleh Kapten Inf Suwarno dan Kapten Inf RM Hatta di lokasi.

Tak hanya pihak dari aparat keamanan yang turun, Plt Bupati OKI HM Rifai SE, Dandim 0402 OKI Letkol Inf Seprianizar S.Sos dan Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH langsung turun ke lokasi dan mengumpulkan seluruh tokoh masyarakat setempat.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi antara FA (17) warga Dusun II Desa Lubuk Makmur yang keseharaiannya bekerja sebagai karyawan di Pom Bensin Lubuk Makmur dengan UW alias Son (17) warga Desa Muktisari (bambu kuning), ada perselisihan paham, sehingga terjadi keributan berbuntut penusukan.

Pada saat sebelum kejadian, pukul 19.00 di Desa Mukti Sari telah berlangsung acara hiburan orgen tunggal (OT) atas pernikahan salah seorang warga, saat itu situasi aman dan terkendali, baik korban maupun pelaku informasinya menyaksikan hiburan OT tersebut.

Namun pukul 04.50, antara korban dan pelaku bertemu, dan saat itu terjadi perselisihan paham antara korban dengan pelaku karena pelaku meminta uang dengan korban.

Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar SSos, Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH, dan tokoh masyarakat duduk bersama pasca kejadian pembunuhan.
Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar SSos, Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH, dan tokoh masyarakat duduk bersama pasca kejadian pembunuhan. (istimewa)

Pada saat itu, korban memberi uang 100 ribu kepada pelaku, namun pelaku merasa kurang sehingga terjadilah cekcok mulut pada saat bersamaan secara tiba-tiba pelaku menusuk korban hingga mengenai uluhati dan korban meninggal di tempat.

Halaman
123
Penulis: Mat Bodok
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help