Terkait Perbaikkan Jembatan Endikat, Masyarakat: Kami Siap Berkorban untuk Endikat Aman!

Terkait rencana perbaikkan Jembatan Endikat dan pelebaran Elinyemen Liku Lematang oleh Balai Besar Jalan Negara (B2JN) Provinsi Sumsel

Terkait Perbaikkan Jembatan Endikat, Masyarakat: Kami Siap Berkorban untuk Endikat Aman!
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin meninjau kondisi Jembatan Endikat di Pagaralam yang sudah sangat memprihatinkan. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Terkait rencana perbaikkan Jembatan Endikat dan pelebaran Elinyemen Liku Lematang oleh Balai Besar Jalan Negara (B2JN) Provinsi Sumsel. Jalur penghubung Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat tersebut akan ditutup total selama dua bulan.

Pengerjaan dua proyek ini akan dilakukan pada 1 Juli 2018 mendatang. Meskipun rencana awalnya perbaikkannya akan dilakukan pada 1 April lalu.

Namun karena dinilai akan berpengaruh dengan perekonimian masyarakat Pagaralam saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri serta dikhawatirkan akan menganggu gelaran Pilwako Pagaralam. Maka pengerjaannya akan dilakukan usai Lebaran dan Pilwako Pagaralam.

Perbaikkan Jembatan Endikat dan Liku Lematang ini dipastikan akan perpengaruh dengan jalur perekonomian di Kota Pagaralam. Pasalnya jalur akan dialihkan ke jalur alternatif yang hanya bisa dilalui oleh truk kecil dengan tonase tidak boleh lebih dari 5 ton saja.

Baca:

Begini Cara Mengecilkan Perut Secara Alami dengan Cepat Bagi Wanita

Jadwal Siaran Langsung Final Badminton Asia Championships 2018 : Owi/Butet vs Wakil China

Hal ini sempat menjadi permasalahan bagi para pengusaha angkutan di Pagaralam. Namun setelah dikoordinasikan bersama Pemkot Pagaralam dan pihak B2JN, maka para pengusaha angkutan sayur, kopi dan penumpang serta pihak pertamina yang akan mendistribusikan BBM ke Pagaralam semuanya siap berkorban materi dan waktu demi kelancaran pembangunan jembatan endikat dan liku lematang.

H Dimyati Rais, salah satu pengusaha Kopi Pagaralam kepada sripoku.com, Minggu (29/4/2018) mengatakan, pihaknya siap berkorban materi dan waktu selama dua bulan nanti.

"Selama ini kita meminta pemerintah untuk melakukan perbaikkan Jembatan Endikat ini, dan sebentar lagi akan segera diperbaiki jadi kita harus rela berkorban sedikit keuntungan kita untuk tambahan biaya angkut" ujarnya.

Pihaknya juga siap mentaati aturan yang dikeluarkan Pemkot Pagaralam dan Polres Pagaralam tentang tidak bolehnya truk besar yang lewat jalur alternatif.

"Yang terpenting Jembatan Endikat dan Liku Lematang akan lebih aman dilalui nanti. Kami masyarakat mendukung pengalihan jalur tersebut," katanya.

Sementara itu, perwakilan pihak B2JN Sumsel, Zulkarnain sebelumnya menjelaskan bahwa nantinya perbaikkan Jembatan Endikat akan dilakukan total di lantai jembatan. Bahkan semua lantai akan diganti dengan lantai baru menggunakan sistem balok beton.

"Sebelum diaspal kita akan gunakan balok beton sebagai lantai dasat di Jembatan Endikat nantinya. Sedangkan untuk Liku Lematang akan dilebarkan dengan sistem Elinyemen atau akan ada jalan yang mengantung di atas jurang," jelasnya. (*)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved