Inilah Sosok Elysa Dian Thamrin, Wanita Tangguh Peduli Pendidikan
Piagam penghargaan diberikan oleh Ketua TP PKK Sumsel Eliza Alex Noerdin didampingi Ketua Forum Kompas Gramedia Group Sumatera Selatan Hadi Prayogo.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Presiden Direktur Thamrin Group, Elysa Dian Thamrin mengaku tidak menyangka dipercaya untuk mendapatkan Inspiring Award South Sumatera 2018 kategori bisnis.
Penghargaan diberikan oleh Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post bekerjasama dengan TRII Organizer yang diselenggarakan di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel Sabtu (28/4/2018) kemarin.
Menurutnya, cukup banyak perempuan di Sumsel yang berprestasi dan memiliki kiprah yang luar biasa.
Dalam kesempatan itu piagam penghargaan diberikan oleh Ketua TP PKK Sumsel Eliza Alex Noerdin didampingi Ketua Forum Kompas Gramedia Group Sumatera Selatan Hadi Prayogo.
"Kartini saat ini harus mampu menempatkan dirinya di berbagai kesempatan, tidak hanya ibu, istri tetapi temen, dan keluarga serta menjadi sumber inspirasi dengan mengembangkan apa yang dimiliki sosok wanita," ungkapnya.
Elysa yang peduli dengan pendidikan dan memperhatikan karyawannya juga memberikan kesempatan untuk berkarya dan melakukan sesuatu dengan bijak.
Sedangkan external, Elysa melalui program edukasi dengan memberikan bantuan pendidikan ke sekolah lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan mesin, kemudian memberikan kesempatan yang besar kepada para siswa training (magang) untuk mengeksplorasi kemampuan untuk mengembangkan diri.
"Kami bekerja sama dengan 147 SMA/SMK yang ada di Sumsel untuk magang di tempat kami. Kemudian memberikan mentorship untuk membentuk karakter leadership agar mandiri untuk mengembangkan diri lebih baik dan maju," katanya.
Bukan itu saja, demi memajukan perusahannya ia pun rela mengambil kelas jangka pendek di Universitas Harvard program studi financial bisnis dan strategi bisnis.
Elysa juga konsen terhadap sejumlah UMKM yang ada di Sumsel dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait agar UMKM yang ada mampu berkembang hingga mampu menjajaki kancah nasional hingga internasional.

"Kami berikan bekal bagaimana mereka bisa mengembangkan usaha lebih baik, ada tantangan besar dan tentunya tidak mudah yakni keyakinan untuk memulai usaha sebab adanya perasaan dan kekhawatiran untuk takut memulai dan takut gagal. Saya pun mengalami itu. Kuncinya, terus belajar dan berdoa," ungkap dia.
Diakui menjadi wanita tidak hanya kuat dan mandiri. Menjadi wanita juga harus menjadi sumber inspirasi wanita lainnya.
Jika mengalami kesulitan, maka wanita harus memegang teguh prinsip hidup. Agar menjadi wanita hebat, Lisa meminta kaum Hawa selalu sadar jika setiap harinya tidak akan semakin mudah.
Justru, akan makin banyak tantangan dan kesulitan yang dihadapi.
Namun, hal itu harus dijadikan sebagai peluang. Terus bersyukur dan berdoa, jangan mengeluh.