Orang yang Doanya Ditolak Allah SWT di Malam Nisfu Syakban
Syirik kita zaman now tidak lagi menyembah patung. Tidak lagi nyembah patung. Berhala. Tidak lagi menyembah matahari,
Laporan wartawan Sripoku.com, Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Malam nisfu syakban atau pertengahan bulan Syakban (15 Syakban) akan jatuh pada Senin (30/4/2018).
Pada malam itu Allah SWT membukakan pintu langit selebar-lebarnya, seluas-luasnya.
Berbagai pintu rahmat dan pintu syurga dibuka.
Allah SWT menerima setiap permohonan hamba-Nya baik pengampunan atas dosa-dosanya maupun doa lainnya misalnya minta dilapangkan rezeki dan lain-lain.
Namun tidak semua doa orang pada malam itu diterima oleh Allah SWT.
Baca: Sambut Bulan Syakban, Lakukan Dengan Memperbanyak Amalan-Amalan Ini
Adapun orang-orang yang doanya ditolak di malam nisfu Syakban tersebut antara lain:
1. Syirik atau Musyrik
Orang yang masih berbuat syirik atau menduakan Tuhan (Allah).
Meskipun dia telah mengakui bahwa Allah itu Maha Esa, Allah Tempat Menyembah, Allah tempat meminta, tapi dia masih percaya dengan sesuatu selain Allah.
"Misalnya masih memakai susuk pakai jimat. Meskipun dia telah berucap Iyyakana’budu wa iyya kanasta’in. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan, tapi masih minta ke yang lain," ungkap Ustaz Junaidi Qosim SAg ketika memberikan tausyiah pada acara haul di rumah salah seorang warga di Jalan Bungaran Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Kamis (26/4/2018) malam.
Baca: Bagaimana Menyambut Nisfu Syakban?
"Syirik di zaman now tidak lagi menyembah patung. Tidak lagi nyembah berhala. Tidak lagi menyembah matahari, bulan, atau kuburan. Tidak lagi. Tapi yang kecil-kecil ini," jelas Junaidi Qosim.
"Jadi seandainya orang yang syirik ini belum sempat solat sunat taubat, maka doanya di malam nisfu syakban itu tidak akan diterima. Kalo baso kito menuhi masjid bae" ujar Junaidi Qosim.