Pemkot Usulkan Tegal Binangun Masuk Palembang Tukar Guling dengan Wilayah Ini

Daerah yang dimaksud yakni Tegal Binangun yang secara tapal batas masuk Banyuasin tapi warganya

Pemkot  Usulkan Tegal Binangun Masuk Palembang Tukar Guling dengan Wilayah Ini
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Asisten I pemkot Palembang Sulaiman Amin 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Pemerintah Kota Palembang menawarkan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel  untuk tukar guling dua  daerah perbatasan yang melibatkan Kabupaten Banyuasin dan Palembang.

Daerah yang dimaksud yakni Tegal Binangun yang secara tapal batas masuk Banyuasin tapi warganya ingin berada dan masuk ke Kota Palembang.

Sedangkan daerah Talang Buloh yang seharusnya masuk di Kota Palembang tapi warganya mengingkan berada dalam wilayah Banyuasin

Atas dasar itulah,  Pemkot Palembang mengusulkan  kepada Pemerintah Provinsi untuk melakukan Change kedua wilayah ini. 

"Tegal bingangun secara administrasi kependudukan sudah berurusan di kota Palembang, tapi merupakan daerah Banyuasin sebaliknya Talang Buloh warganya administrasi kependudukan nya Banyuasin  padahal masuk daerah Palembang, "kata Asisten I pemkot Palembang Sulaiman Amin,  Selasa (24/4/2018) di Tasik Palembang..

Menurut dia,  kawasan Talang Buloh lebih besar dibandingkan Tegal Binangun.  Tapi karena adanya permintaan warga,  sehingga pihaknya menawarkan hal demikian. Supaya status kependudukan  kedua wilayah ini segera rampung. 

"Kita dari pemerintah Palembang,  mengusulkan adanya pertukaran, karena apalah arti pemerintahan kalau warga tidak mendukung, "katanya. 

Sebelumnya Pemerintah Kota Palembang sudah pernah melakukan  pengajuan perluasan wilayah Kota Palembang, sesuai dengan perjanjian yang pernah disampaikan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) terkait perluasan wilayah ibukota Provinsi tersebut.

Saat ini ada tiga wilayah yang bersinggungan langsung dengan batas wilayah Palembang yakni Muaraenim,  Banyuasin dan Ogan Ilir.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help