Home »

Bisnis

» Mikro

Sempat Naik Tinggi, Kini Harga Cabai di Palembang Kembali Turun. Ternyata Ini Penyebabnya

Informasi dari pedagang cabai di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Rabu (27/12/2017), harga cabai sempat naik Rp 60.000 perg kilogram

Sempat Naik Tinggi, Kini Harga Cabai di Palembang Kembali Turun. Ternyata Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Cabai merah yang dijual pedagang di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Rabu (27/12/2017). Harga cabai turun akibat cabai Jawa masuk. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Harga cabai di Palembang sempat naik beberapa hari terakhir. Namun sekarang turun kembali.

Informasi dari pedagang cabai di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Rabu (27/12/2017), harga cabai sempat naik Rp 60.000 perg kilogram dalam dua hari terakhir.

Namun kini turun kembali menjadi Rp 40.000 per kilogram, baik cabai merah, hijau dan keriting.

Hal ini disebabkan karena cabai dari Jawa masuk.

"Harga cabai sudah turun semalam, dikarenakan cabai Jawa masuk ke sini," ujar Dendi, salah seorang pedagang cabai.

Menurutnya naiknya harga cabai beberapa terakhir dikarenakan sering hujan.

Cabai yang ia dapat ini dari Indralaya yang diambil langsung dari perkebunan.

Bila tidak ada ia baru mencarinya ke daerah lain.

Sementara itu, Susilawati (48), warga Boombaru yang ditemui di pasar mengatakan turunnya harga cabai dapat membawa angin segar baginya.

"Alhamduliah harganya turun aku biso beli banyak lagi mas. Dak kayak kemaren mahal mas terpaksolah beli dikit," ujarnya.

Menurut Susi sehari-harinya cabai ini biasa dibuat untuk lalapan atau sambel ikan atau udang.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help