SriwijayaPost/

Kelalaian Berkendara Menyebabkan Kecelakaan Lalu Lintas Bisa Dipenjara

Indonesia tercatat menjadi negara dengan rasio kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Kondisi tersebut dianggap

Kelalaian Berkendara Menyebabkan Kecelakaan Lalu Lintas Bisa Dipenjara
HUFFINGTON POST
Ilustrasi - Seorang ibu muda di China melakukan aksi berbahaya ketika dia menyusui bayinya sambil melaju di atas sepeda motor. 

SRIPOKU.COM , Jakarta - Indonesia tercatat menjadi negara dengan rasio kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Kondisi tersebut dianggap terjadi akibat lemahnya penegakan hukum.

Berita Lainnya:  Kecelakaan di Sumsel Meningkat, Ditlantas Buat Terobosan Kreatif

Padahal jika merunut ke Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Indonesia sebenarnya punya peraturan hukum yang tegas. Dalam aturan tersebut, pengendara yang lalai dalam mengemudi hingga menyebabkan kecelakaan bahkan bisa dipenjara.

"Bahkan kalau ada yang mati, bisa diancam 12 tahun. Karena kelalaian dan ada kematian," kata Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu kepada KompasOtomotif, Minggu (3/12/2017).

Agar angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas bisa ditekan, Jusri menilai penegakan hukum harus diterapkan tanpa pandang bulu. Karena jika tidak demikian, jangan harap peringkat rasio akibat kematian kecelakaan lalu lintas di Indonesia bisa mengalami penurunan.

"Yang terpenting adalah penegakan hukum yang tegas dan edukasi," ujar Jusri.

Sanksi dalam UU 22 Tahun 2009 salah satunya diatur dalam Pasal 310. Pasal ini khusus mengatur sanksi bagi pengemudi yang lalai.

(1) Berkendara lalai yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan/atau barang pidana penjara paling lama enam bulan dan/atau denda paling banyak Rp 1 juta.

(2) Berkendara lalai yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang dipidana penjara paling lama satu tahun dan/atau denda paling banyak Rp 2 juta.

(3) Berkendara lalai yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat dipidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp 10 juta.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help