SriwijayaPost/

Dua Sekawan Ini Beli Sabu untuk Begadang, Tapi Acara Begadangnya di Kantor Polisi

Dua sekawan Beni (18) dan Romi (24), hanya bisa pasrah diciduk petugas sesaat membeli narkoba jenis sabu-sabu.

Dua Sekawan Ini Beli Sabu untuk Begadang, Tapi  Acara Begadangnya di Kantor Polisi
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Tiga tersangka kasus narkoba dengan barang bukti satu aket sabu-sabu saat dirilis petugas Mapolsek IT I Palembang, Minggu (12/11). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua sekawan Beni (18) dan Romi (24), hanya bisa pasrah diciduk petugas sesaat membeli narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Jalan Ali Gatmir Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I Palembang.

Ketika itu Beni yang membeli sabu-sabu satu paket hemat, untuk dipakainya bersama Romi.

"Sabu itu kami beli patungan. Kami patungan beli sabu paket hemat seharga Rp70 ribu untuk dipake begadang," ujar Beni, ketika gelar perkara di Mapolsek IT I Palembang.

Diakui dua sekawan yang tinggal bertetangga di kawasan Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang, menkonsumsi sabu-sabu sudah berlangsung satu bulan.

"Setiap pake sabu itu memang di rumah Romi. Kami beduo memang sudah biasa patungan," ujar Beni.

Selain membekuk kedua pelaku, di temat terpisah petugas Polsek IT I juga mengamankan Mamat (38), warga Jalan Ali Gatmir, Lorong Masawa Darat, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I.  Mamat ditangkap tak jauh dari temat tinggalnya.

Dari tangan Mamat, petugas juga mendapatkan barang bukti berupa satu paket hemat sabu-sabu seharga Rp 100 ribu. Mamat menjual sabu-sabu kepada petugas yang menyamar.

Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan, ketiganya ditangkap saat petugas melakukan Razia.

Ketiganya juga baru saja pulang dari membeli sabu dengan harga yang berbeda.

"Untuk Beni dan Romi, kedapatan menyimpan sabu yang mana sabu tersebut disimpan disaku celana Beni, sedangkan Mamat ditangkap saat menyerahkan sabu ke tangan polisi yang menyamar hendak membeli," ujarnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help