Home »

Bisnis

» Makro

Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG Diperkirakan Bergerak Bervariasi Kecenderungan Menguat

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan, Jumat (24/2/2017) diperkirakan akan 'mixed" atau bervariasi dengan kecenderungan

IHSG Diperkirakan Bergerak Bervariasi Kecenderungan Menguat
www.money.id
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, RTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan, Jumat (24/2/2017) diperkirakan akan 'mixed" atau bervariasi dengan kecenderungan menguat.

Berita Lainnya:  Tekanan IHSG Hari Ini Diprediksi Berlanjut

Demikian menurut riset PT Bahana Securities, perusahaan sekuritas pelat merah. Menurut Bahana, IHSG akan bergerak di kisaran level 5.550-5.600.

"Saham-saham yang dapat diperhatikan yakni ASII, CTRA, EXCL, MNCN, dan MPPA," tulis Bahana.

IHSG di Kamis
Pada Kamis (23/3/2017) IHSG mencatatkan "all time high closing" didorong sektor perbankan dan pertambangan.

IHSG ditutup di level 5.563,76 atau menguat 0,54 persen terhadap penutupan sebelumnya.

Investor asing tercatat melakukan "net buy" sebesar Rp 879,5 miliar di pasar reguler.

Sebanyak 203 saham mengalami kenaikan, 126 saham mengalami penurunan, 108 saham tidak mengalami perubahan, dan 143 saham tidak mengalami perdagangan.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG:
BBNI (+4,55 persen)
BBCA (+1,68 persen)
PGAS (+1,22 persen)
BMRI (+1,06 persen)
ASII (+0,60 persen)

Lima saham yang banyak dibeli asing di pasar reguler:
BMRI (Rp 339,4 miliar)
BBCA (Rp 274,4 miliar)
BBNI (Rp 126,4 miliar)
BBRI (Rp 77,2 miliar)
ASII (Rp 34,2 miliar)

Sementara itu, nilai tukar rupiah di Kamis ditutup pada level 13.326 per dollar AS. Rupiah di Kamis tercatat melemah 0,02 persen terhadap level penutupan sebelumnya di Rabu.

Penulis : Aprillia Ika

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help