Kerusakan Fasilitas Gua Putri Capai 70 Persen

Akibat terjangan banjir, Sabtu (14/3) fasilitas Obyek Wisata Gua Putri Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) rusak mencapai 70 persen.

Kerusakan Fasilitas Gua Putri Capai 70 Persen - Foto_Gua_1.jpg
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Petugas sedang membersihkan fasilitas di Obyek Wisata Gua Putri Desa Padangbindu Kecamatan Semidangaji pasca diterjang banjir Sabtu (14/3) dini hari foto diambil Minggu (15/3)
Kerusakan Fasilitas Gua Putri Capai 70 Persen - Foto_Gua_3.jpg
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Pasca diterjang banjir, masih terlihat pojon-pohon pelindung di areal Gua Putri masih terendam, foto diambil Minggu (15/3).

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Akibat terjangan banjir, Sabtu (14/3) fasilitas Obyek Wisata Gua Putri di Desa Padangbindu Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) rusak mencapai 70 persen.

Musibah banjir yang tidak diduga-duga ini mengakibatkan pagar pengaman pengujung gua roboh, musola, lampu warna di dalam gua hanya bisa berfungsi 30 persen. lampu tembak, taman-taman juga rusak talut penahan terbis, pot-pot bunga didalam taman juga hanyut terbawa arus.

"Kalau didalam gua air seperti lautan ,” terang salah seorang penjaga gua seraya menambahkan banjir bandang seperti ini belum terjadi sepanjang sejarah.

Terpisah Kepala Dinas pemuda Olah Raga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Ogan Komering Ulu Faisol Ibrohim MM menjelaskan, akibat diterjang banjir kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Faisol Ibrahim yang didampingi Kepala UPTD Museum Si Pahit Lida dan Gua Putri M Yanoh dan Kasubag TU UPTD Museum Sipahit Lidah Riswan Dinata yang dikonfirmasi Minggu (15/3) mnejelaskan, tim dari Badan Penangnggulangan Bencana Daerah sudah meninjau ke lokasi, Termasuk Camat Semdiangaji , Kapolsek Semidang Aji dan pihak terkait.

Terlihat mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyedot lumpur-lupur dan air yang masih tergenang di obyek wisata Gua Putri. Petugas juga melakukan penyemprotan di fasiltas halaman parkir pasca benjair menggenani fasilitas obyek wisata.

Halamaan Gua Putri yang masih Nampak bekas banjir juga disedot. Jalan menuju Gua Putri juga dibersihkan dari sisa-sia banjir.

“ Untuk sementara kita belum menerima kunjungan wisata karena sedang dilakukan pembersihan,” terang Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata.

Pantauan di lapangan,petugas di gua-gua dan masyarakat setempat bahu membahu membersihkan kotoran dan sisa puing-puing sampah plastik dan sampah kayu besar yang bersreakan di sekitar Gua Putri. Tampak Musolah di obyek wisata Gua Putri yang lokasinya dekat ke sungai tenggelam.

”Kalu Musola ini hapus nian kemaren ,” terang Heri.

Pengelola Gua Putri berharap pihak terkait segera melakukan pendataan dan pengecekan atas kerusakan tersebut karena obyek wisata Gua Putri merupakan andalan Kabupaten OKU. Sejumlah pihak mengaku sangat prihatin menyaksikan keruskaan sejunlah fasilitas Gua Putri.

“Mudah-mudahan pemerintah cepat tanggap dan membangun kembali kerusakan fasilitas gua “ harap warga Desa Padangbindu seraya menambahkan, terjadinya banjir itu malam pukul 01.00 dini hari.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help