SFC Update

PTBA dan Bank Sumsel Babel Tetap Jadi Sponsor Utama SFC

Manajemen FC memastikan saat laga perdana Indonesian Super League 2015 melawan Perseru Serui seluruh pemain akan menggunakan jersey terbaru.

PTBA dan Bank Sumsel Babel Tetap Jadi Sponsor Utama SFC

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Manajemen Sriwijaya FC memastikan saat laga perdana Indonesian Super League (ISL) 2015 melawan Perseru Serui, Senin (23/2/2015) mendatang, seluruh pemain akan menggunakan jersey terbaru yang sempat diperkenalkan saat proses launching tim pada 1 Desember lalu. Sementara terkait sponsor yang logonya akan tertera di jersey nantinya, manajemen PT SOM mengatakan tidak akan berbeda jauh dengan musim lalu.

“Untuk di jersey sendiri diperkirakan ada sekitar 5-6 sponsor yang logonya akan dipasang. Untuk didepan tetap ada logo Bank Sumsel Babel dan PT Bukit Asam,” jelas Direktur Teknik PT SOM, Muchendi Marzareki saat dihubungi Rabu (11/2) siang. Selain itu, sponsor lainnya yaitu BUMD PD PDE logonya akan ditempatkan dibawah nomor punggung pemain.

“Sementara diatas nama pemain juga akan ada logo sponsor, namun saat ini belum dapat kita pastikan karena masih dalam tahap negosiasi dengan Direktur Promosi dan Marketing PT SOM,” tambahnya. Selain itu, juga akan terdapat beberapa perubahan yakni penambahan logo peringatan 10 tahun SFC yang akan dipasang pada nomor punggung pemain.

Pihaknya juga menyatakan bahwa sesuai pernyataan manajer SFC sebelumnya, untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 di Sumsel, maka di jersey pemain juga akan ditambahkan logo khusus menyambut perhelatan akbar olahraga tingkat Asia tersebut. “Nanti tulisan Road To Asian Games 2018 akan kita tempatkan di bahu bagian depan jersey,” tegasnya.

Appareal sendiri untuk musim depan tetap berasal dari Joma, produsen perlengkapan olahraga asal Spanyol yang kerjasamanya dengan SFC sudah memasuki tahun ketiga. Saat diperkenalkan saat launching tim lalu, model baru jersey SFC ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter yang menganggap penambahan tali kancing di bagian depan mengurangi kesan gagah dan elegan.

Ukuran font nomor punggung dan nama pemain yang terlihat minimalis juga dipertanyakan oleh fans. “Namun semua adalah kewenangan manajemen, cuma jika jerseynya bagus maka masyarakat pasti akan berbondong-bondong untuk membelinya. Di era sepakbola profesional dan industri ini, jika dikelola dengan baik maka jersey akan dapat menambah keuangan klub,” ungkap Zainal, pecinta SFC yang juga berjualan merchandise klub saat laga dimainkan di GSJ. (TS)

Tags
SFC
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved