Minggu, 1 Februari 2015

Serahterima Ketua Persit KCK

Rabu, 19 Juni 2013 15:29 WIB

Serahterima Ketua Persit KCK
DOK PENERANGAN KOMANDO DAERAH MILITER /SRIWIJAYA

PALEMBANG - Alhamdulilaahhirabbil‘aalamin, marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita masih diberikan kekuatan dan kesehatan lahir maupun batin, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka mengikuti acara serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XII Yonkav 5/Serbu dan Cabang XIV Yonzipur 2/Sg, dari Ny Sugi Mulyanto kepada Ny. Rio Hendrawan Alin Putra dan Ny Efrijon Kroll kepada Ny Srihartono,  dalam keadaan sehat wal’afiat.

Serah terima yang kita laksanakan pada hari ini, merupakan rangkaian kegiatan dari serah terima tugas dan tanggungjawab jabatan Danyonkav 5/Serbu dan Danyonzipur 2/SG yang telah dilaksanakan beberapa saat yang lalu.

Sehubungan dengan hal tersebut, atas nama pribadi dan selaku Ketua Persit KCK PD II/Swj saya mengucapkan Selamat kepada Ny Rio Hendrawan Alin Putra dan Ny Srihartono, atas kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan untuk menjabat sebagai Ketua Persit KCK Cabang XII Yonkav 5/Serbu dan Ketua Persit KCK Cabng XIV Yonzipur 2/SG. Saya yakin, dengan pengalaman berorganisasi selama ini, dapat menjadi bekal dalam melanjutkan tugas dalam mendampingi suami.

Pergantian jabatan adalah hal yang biasa dan merupakan salah satu upaya pembinaan personel dalam rangka penyegaran organisasi serta peningkatan karier bagi personel yang bersangkutan.

Dengan demikian sebagai isteri prajurit, apabila suami mengalami mutasi, maka kita otomatis mengikuti, karena sebagai istri kita dituntut untuk mendampingi suami dimanapun bertugas sesuai jabatan fungsional, sebagai konsekwensi dari istri prajurit.

Satu hal penting yang perlu kita perhatikan adalah, bagaimana kita dapat melaksanakan  tugas yang diamanatkan dan dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, kita harus dapat memberikan warna, makna dan kontribusi semaksimal mungkin kepada  organisasi ini, sehingga dapat berhasil dan berdayaguna baik untuk masyarakat, bangsa dan negara.

Tolok ukur keberhasilan seseorang dalam memimpin organisasi bukan hanya dilihat dari lamanya  penugasan, tetapi bagaimana kinerja organisasi yang dipimpinnya itu menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Halaman123
Editor: Sudarwan
Sumber:
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas