Sawah Petani Mulai Terendam

“Bagi kami, tahun inilah puncak air yang paling besar. Kami khawatir apabilah sampai akhir bulan ini air tidak surut

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Hendra Kusuma
zoom-inlihat foto Sawah Petani Mulai Terendam
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Salah seorang petani padi menunjukan bibit padi yang baru disemainya di sawah lebak, kini terendam.
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG–Tingginya intensitas hujan, April 2012 berimbas kepada para petani padi di Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Lantaran sawah milik
mereka kini mulai terendam dengan ketinggian air mencapai lutut orang
dewasa, Rabu (18/4/2012).

Salah seorang petani, Senen (49) saat ditemui sripoku.com di areal persawahan mengatakan, sawah miliknya serta warga yang lain telah terendam air selama 15 hari belakangan ini.

“Di mana air yang merendam persawahan milik kami ini, membuat kami tidak dapat meneruskan lagi penanaman padi,” kata Senen.

Padahal, sambung Senen, dirinya beserta warga lainnya telah membuat persamaian padi untuk penanaman padi selanjutnya, tetapi kondisi air yang terus meninggi sehingga  membuat petani disini menunda melakukan penanaman.

”Penanaman akan kami lanjutkan lagi apabila kondisi air telah surut,” jelasnya.

Menurut Giman (45), penanaman padi untuk lebak pematang biasanya dilaksanakan pada Maret lalu,  di mana saat itu air baru setinggi mata kaki, petani tidak menyangka kalau air bakalan setinggi lutut orang dewasa. Tingginya air kerap terjadi setiap tahun. Tetapi untuk tahun ini debit air meningkat.

“Bagi kami, tahun inilah puncak air yang paling besar. Kami khawatir apabilah sampai akhir bulan ini air tidak surut, bibit yang sudah kami semai akan menjadi tua, dan tidak bisa lagi kami tanam, karena tidak akan memberikan anakan lagi,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved