TOPIK
Guru di Jambi Dikeroyok Siswa
-
Usai melaporkan siswa yang mengeroyok dirinya, Agus juga melaporkan kepala sekolah dan sejumlah guru lain.
-
Terungkap setelah guru Agus Saputra menyebut bahwa kekerasan oleh oknum siswa tidak hanya menimpanya, tetapi juga dialami guru-guru lain
-
Mereka langsung masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk melakukan laporan kasus ini.
-
Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Jambi Ilham Khalik mengatakan Agus Saputra sudah tidak mengajar sejak Rabu (14/1/2026).
-
Langkah hukum ini terbilang berani karena Agus Saputra ini tidak hanya melaporkan para siswa yang mengeroyoknya.
-
Siswa berinisial LF mendatangi Polda Jambi pada Senin (19/1/2026) malam didampingi keluarga dan kuasa hukumnya
-
Sosok Hj. Dillah Hikmah Sari Bupati Tanjab Timur, Didesak Selesaikan Kasus Pengeroyokan Agus Saputra
-
Kondisi tersebut membuat keluarga korban memilih menempuh jalur hukum demi penyelesaian yang adil dan transparan
-
Kasus guru Jambi dikeroyok siswa jadi ujian Permendikdasmen 4/2026. Cek 4 poin perlindungan hukum bagi guru agar tak lagi jadi korban kekerasan.
-
Langkah hukum yang kini ditempuh keluarga korban dianggap sebagai konsekuensi dari mediasi yang tidak inklusif.
-
Kemarin baru kami masukkan laporan ke Polsek Berbak. Kita lapor yang terdekat dulu,” katanya.
-
Salah satu siswa yang terlibat, Muhammad Lupi Fadila, membeberkan kronologi kejadian yang menurutnya memicu emosi hingga berujung aksi kekerasan.
-
Menurut MUF, kejadian bermula saat proses belajar mengajar di dalam kelas menjelang pelajaran berakhir. Saat itu suasana kelas disebut sedikit ribut.
-
Muhammad Lupi Fadila, membeberkan kronologi kejadian yang menurutnya memicu emosi hingga berujung aksi kekerasan di lingkungan sekolah
-
Agus Saputra, yang mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris, menjalani pemeriksaan di Polda Jambi hingga Kamis (15/1/2026) malam.
-
Nasib 12 murid pengeroyok guru di Jambi: Sanksi sekolah sudah jatuh, kini terancam pidana usai korban lapor ke Polda Jambi.
-
Tak terima dikeroyok, Guru SMK di Jambi resmi lapor Polda. Alami trauma psikis & lebam di tubuh. Sementara 12 siswa pelaku terancam hukuman pidana.
-
Sebelumnya, Guru Bahasa Inggris SMK Negeri 3 Tanjab Timur itu dituding menindas siswa tersebut.
-
Informasi yang dihimpun Tribun Jambi, terungkap dalang dari peristiwa pengeroyokan tersebut.
-
"Kami hanya ingin beliau dipindahkan ke tempat yang lain, karena kami tidak nyaman beliau ada di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung
-
Terkait dengan tudingan menindas murid yang diurai Ketua OSIS, Agus mengungkap klarifikasi.
-
Pasca insiden pengeroyokan guru SMK di Kabupaten Tanjabtim, Jambi, Ketua OSIS sampaikan permintaan maaf.
-
Menurut Ketua OSIS tersebut, ia mengaku bahwa Agus Saputra memang sudah tak disukai oleh murid lantaran kerap memberi tindakan penindasan.
-
Siswa SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Minta Guru yang Viral Dikeroyok Pindah Tugas, Diklaim Sering Menindas
-
Viral juga video oknum guru SMK kejar siswa sambil memegang dua celurit dan mengancam siswa dengan kata-kata ‘Mati Kau’.
-
“Saya diajak komite masuk ke ruang kantor, di saat itulah terjadi pengeroyokan oleh anak kelas 1, kelas 2, kelas 3,” ucapnya.
-
Diketahui aksi kekerasan terjadi di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi.