TOPIK
Crane Timpa Rumah Warga
-
Mereka adalah Suhandri (25) operator driver, Bahtiar (34) operator driver kedua, Susilo (23) Herper, Herli (40) Signalemen, Herper, dan Gesti
-
Namun masih terlihat potongan steel box girder berwarna crem yang masih berada di atap rumah warga.
-
Tim langsung mengecek konstruksi tanah, tepat dimana crane terjungkal.
Selain itu, tim juga mengecek crane yang sudah diangkat.
-
"Untuk lokasi terakhir kita bahkan butuh crane berkapasitas 200 ton," kata Masudi
-
Sekitar pukul 02.30 WIB telepon seluler Hakim (22) berbunyi. Terdengar suara di ujung telepon dari seorang keluarganya yang mengabarkan dua crane yang
-
Menurut dia, pekerja di lapangan sudah melakukan pekerjaannya sesuai dengan prosedur dan penuh perhitungan sebelum melaksanakan aktivitas.
-
Petugas juga masih menutup akses jalan dari bawah fly over menuju Jalan Gubernur HA Bastari Jakabaring.
-
Para pekerja itu diperiksa di ruangan Pidana Khusus Polresta Palembang.
Mengenakan pakaian safety terlihat mereka satu per satu diintrogasi oleh petu
-
"Kita sudah inventarisir saksi-saksi. Kalau ada kelalaian dari operator maka bisa diproses," tegas Kapolres.
-
"Kita tak menginginkan kejadian ini, ini musibah di luar kehendak kita, " katanya.
Setelah kejadian, warga terus mendatangi lokasi untuk melihat lang
-
Kapolres bersama pejabat utama Polresta Palembang nampak melihat dengaan seksama dan mengecek langsung lokasi kejadian.
-
Menurut Wakil walikota, Waskita sudah berkoordinasi dan bertanggungjawab atas kejadian ini.
-
Wawan, warga sekitar mengungkapkan, pada saat kejadian masyarakat tengah tertidur lelap.
-
Diduga crane yang mengangkut girder baja itu tidak kuat, sehingga bengkok dan terjatuh.
-
Saking takutnya, Harun mengajak istrinya ke luar rumah saat proses pemasangan itu berlangsung.
-
Berikut nama-nama korban yang Sripoku.com dapatkan dari Poltabes Palembang
-
Diketahui, satu keluarga dibawa ke rumah sakit, akibat musibah ini.
Kemudian kabarnya juga satu pekeja LRT dipukuli dan dua motor hancur.