Crane Timpa Rumah Warga

10 Pekerja LRT Diperiksa. Kapolresta : Ada Kelalaian akan Diproses Secara Hukum

Para pekerja itu diperiksa di ruangan Pidana Khusus Polresta Palembang. Mengenakan pakaian safety terlihat mereka satu per satu diintrogasi oleh petu

10 Pekerja LRT Diperiksa. Kapolresta : Ada Kelalaian akan Diproses Secara Hukum
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Pekerja LRT jalani pemeriksaan di ruang Pidsus Polresta Palembang, Selasa (1/8/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menegaskan apabila ada unsur kelalaian dari operator dan pekerja LRT saat melakukan tugas hingga menyebabkan crane roboh, maka yang bersangkutan akan diproses secara hukum.

Pekerja LRT jalani pemeriksaan di ruang Pidsus Polresta Palembang, Selasa (1/8/2017).
Pekerja LRT jalani pemeriksaan di ruang Pidsus Polresta Palembang, Selasa (1/8/2017). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

"Belum diketahui unsur kelalaian atau tidak. Saat ini masih dalam pemeriksaan. Apabila memang terjadi ada bisa diproses secara hukum," ujar Kapolresta, Selasa (1/8/2017).

Diketahui, pasca robohnya crane yang menimpa rumah warga di Jalan Gubernur HA Jakabaring Palembang, Selasa (1/8/2017) dinihari sebanyak sepuluh orang pekerja LRT digelandang ke Polresta Palembang dengan tiga orang diperiksa secara intensif.

Para pekerja itu diperiksa di ruangan Pidana Khusus Polresta Palembang.

Pekerja LRT jalani pemeriksaan di ruang Pidsus Polresta Palembang, Selasa (1/8/2017).
Pekerja LRT jalani pemeriksaan di ruang Pidsus Polresta Palembang, Selasa (1/8/2017). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Mengenakan pakaian safety terlihat mereka satu per satu diintrogasi oleh petugas.

"Tiga orang operator crane sudah kita periksa. Kita mintai keterangan mengenai kronologinya," kata dia.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved