Berita Prabumulih

Karyawan Pabrik Tahu di Prabumulih Bawa Kabur Motor dan HP Warga, Diburu Petugas Kepolisian

Seorang IRT di Majasari, Prabumulih bernama Farida menjadi korban penggelapan motor Honda BG 6488 CX oleh karyawannya sendiri yang berinisial AR.

Tayang:
Penulis: Edison Bastari | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
BURU PELAKU PENGGELAPAN - Tangkapan layar rekaman video CCTV saat terduga pelaku berinisial AR membawa kabur sepeda motor milik majikannya di Jalan Bukit Lebar I, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang IRT di Majasari, Prabumulih bernama Farida menjadi korban penggelapan motor Honda BG 6488 CX oleh karyawannya sendiri yang berinisial AR.
  • Modus pelaku berpura-pura meminjam sepeda motor korban untuk membeli rokok di warung, namun langsung membawa kabur kendaraan tersebut hingga viral di medsos.
  • Selain motor, pelaku asal Lampung Tengah ini juga menggondol sebuah HP Poco F6 milik warga lain bernama Yusuf Ihwana dan kini tengah diburu Polsek Prabumulih Timur.

 

Baca juga: Modus Penipuan Kerja yang Buat 15 Warga Palembang Terlantar di Kamboja, Korban Tergiur Gaji Besar

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH – Malang menimpa Farida, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Bukit Lebar I, RT 003 RW 004, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. Ia terpaksa mendatangi kantor polisi setelah menjadi korban penggelapan oleh mantan anak buahnya sendiri yang nekat membawa kabur satu unit sepeda motor operasional miliknya.

Pelaku diketahui bernama Aris, warga asal Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Ironisnya, pelaku merupakan pegawai terpercaya yang sudah bekerja selama enam bulan di usaha pabrik tahu milik korban.

Kasus dugaan penggelapan ini telah resmi dilaporkan ke aparat penegak hukum dengan nomor registrasi LP/B/52/V/2026/SPKT/Polsek Prabumulih Timur/Polres Prabumulih/Polda Sumatera Selatan yang diterima petugas pada pertengahan Mei lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan kepolisian, aksi kejahatan ini terjadi di kediaman korban di Jalan Bukit Lebar I pada Jumat (15/5/2026) pagi sekitar pukul 06.35 WIB.

Awalnya, pelaku Aris mendekati korban untuk meminjam sepeda motor merk Honda dengan nomor polisi BG 6488 CX.

Kepada korban, pelaku berdalih hanya ingin pergi sebentar ke warung terdekat untuk membeli rokok.

Karena sudah mengenal pelaku sebagai karyawannya, Farida memberikan kunci motor tanpa menaruh rasa curiga sedikit pun.

Namun, setelah ditunggu selama berjam-jam, pelaku tidak kunjung menampakkan batang hidungnya.

Gelagat pelarian pelaku semakin diperkuat dengan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi yang memperlihatkan detik-detik saat Aris membawa motor korban meninggalkan area pemukiman. 

Rekaman tersebut bahkan sempat viral di sejumlah platform media sosial dan memicu atensi luas dari warganet.

Aksi Aris ternyata tidak berhenti sampai di situ. Sekitar satu jam setelah pelaku menghilang, seorang perempuan tiba-tiba mendatangi rumah Farida untuk mencari keberadaan Aris.

Karena curiga, Farida lantas menanyakan maksud kedatangan perempuan tersebut.

Dari sanalah kedok pelaku kian terbuka. Perempuan tersebut mengungkapkan bahwa satu unit handphone merk Poco F6 warna Titanium milik warga bernama Yusuf Ihwana juga telah dipinjam oleh Aris dengan berbagai alasan, lalu dibawa kabur hingga saat ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved